MCMNEWS.ID | Sekeretaris Umum (Sekum) PB PON, Elia Loupatty. Dok: antara
MCMNEWS.ID – PON 2020 Papua akan dihelat pada bulan Oktober Tahun 2021 ini. Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON), Provinsi Papua, mengatakan semua arena untuk pertandingan sudah siap digunakan pada Juni 2021 untuk test event.
Sekretaris Umum (Sekum) PB PON Elia Loupatty, mengatakan, saat ini hanya tersisa arena yang sifatnya sementara, yakni yang dibangun dalam waktu dekat.
“Temporary karena tidak bisa dibangun jauh-jauh hari karena dikhawatirkan rusak,” Ungkapnya.
Menurutnya, paling lambat pada Juni 2021 sudah dapat digunakan sehingga pada dasarnya siap melaksanakan test event PON XX.
“Sedangkan untuk venue rugbi, sedang ditangani oleh Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua,” Ujar Loupatty
Ia menjelaskan, pembangunan arena rugbi ini memiliki teknik-teknik tersendiri, misalnya penggunaan rumput sintetis sehingga tidak memakan waktu lama dalam menyiapkannya.
“Lalu pada dasarnya semua venue bisa digunakan publik setelah event dilaksanakan, namun hal ini harus disesuaikan pengelolaannya oleh pemerintah daerah,” Tambahnya.
Dia menambahkan pihaknya berharap keamanan dan ketertiban masyarakat harus terus dijaga sehingga Papua dapat menjadi tuan rumah yang baik dan meyakinkan semua pihak bahwa Papua bisa menyukseskan PON XX 2021.
Kemudian pada kesempatan terpisah, Ketua Bidang I PB PON Papua, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan, dalam pelaksanaan test event nanti semua bidang ikut terlibat, sehingga masing-masing bidang dapat mengetahui tupoksi kerjanya demi suksesnya penyelenggaraan PON XX Papua bulan Oktober nanti, katanya. kepada pers disela-sela rapat koordinasi dengan Sub PB PON Kota Jayapura di GOR Waringin, Rabu, (26/05/2021).
Ia berkata, perlu juga adanya pelatihan bagi para penyelenggara terkait selama berjalannya proses menuju test event.
“Sebelum dilakukan test event bulan Juli, kita akan gelar pelatihan atau penyegaran terhadap panpel, wasit/juri maupun teman-teman panitia yang berada pada Sub PB PON di masing-masing klaster penyelenggaraan PON,” Kata Yusuf.
“Setelah dilakukan pelatihan bagi wasit juri dan pendukung lainnya baru kita masuk yang namanya test event. Test Event rencananya kita lakukan di bulan Juli – Agustus. Dan kita harapkan semuanya selesai di bulan Agustus,” Lanjutnya.
“Kemudian setelah hasil test event, kita akan melakukan evaluasi, kekurangan apa yang kita temukan dalam penyelenggaraan test event, kita benahi dan semoga yang telah kita lakukan dengan pertolongan Tuhan kita bisa mensukseskan penyelenggaraan pertandingan pada PON XX tahun 2021,” Tuturnya.
Ia menambahkan, Panitia juga harus menyiapkan ruang kesehatan, wasit/juri dan lainya, sehingga saat pelaksanaan test event nanti masing-masing bidang sudah tahu tempatnya.
Diketahui, PON XX Papua akan mempertandingkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabor, 679 nomor pertandingan/perlombaan, dan 6.484 orang kuota atlet.
Total peserta dan perangkat pertandingan PON yang akan datang ke Papua diperkirakan sebanyak 21.338 Orang. Dari jumlah tersebut, mereka akan tersebar berdasarakan cabang olahraga di masing-masing klaster, yakni klaster Kota Jayapura, klaster Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.
Laporan: Irfan Kurniawan