Detail

Final Liga Champions 2021, Bukti Kualitas atau Bentuk Kekhawatiran?

Minggu, 9 Mei, 2021, 3:21 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Partai final Liga Champions musim 2020/2021 dipastikan bakal memanggungkan sesama tim Inggris, yakni Manchester City melawan Chelsea pada 30 Mei 2021 mendatang.

Pada hari Kamis (6/5/2021), Chelsea menundukkan Real Madrid dengan skor 2-0 dalam duel leg kedua semifinal. The Blues berhak melangkah ke final dengan agregat 3-1 yang layak mereka dapatkan

Sebelumnya, pada hari Rabu (5/5/2021), Manchester City lolos ke final usai menyingkirkan finalis musim lalu, PSG dengan kemenangan agregat 4-1 di babak semifinal. Ini merupakan final Liga Champions pertama sepanjang sejarah bagi City.

Artinya, Liga Champions musim ini akan diperebutkan dua tim Inggris alias All English Final.

Final yang didominasi dua tim dari satu negara ini membuktikan ketangguhan suatu liga. Kali ini Premier League terbukti lebih tangguh dari liga-liga lainnya.

Legenda Liverpool, Jamie Carragher pun menyatakan bahwa final Liga Champions antara Manchester City lawan Chelsea adalah mimpi buruk.

Carragher tak menutupi kegembiraannya soal keberhasilan Man City vs Chelsea di final Liga Champions sebagai bukti sukses klub Liga Inggris. Namun ada kekhawatiran Carragher terkait hal tersebut.

“Ini tentu mimpi buruk, sungguh! Dengar, saya gembira dalam sudut pandang bahwa final ini menunjukkan level sepak bola Inggris saat ini.”

Kekhawatiran Carragher adalah soal kesenjangan kualitas dan kemampuan tim-tim Liga Inggris terhadap tim-tim dari negara lain.

“Kita semua bisa kembali ke cerita beberapa pekan lalu tentang European Super League. Saya rasa hasil ini menjelaskan kenapa Perez dan Laporta di dua klub raksasa Spanyol sangat ingin Super League lantaran di momen saat ini mereka tidak bisa menyaingi Premier League.”

“Bukan hanya tentang kualitas sepak bola, tetapi juga soal keuangan tiap tim dan juga pelatih hebat di dalamnya. Premier League saat ini adalah tempat yang diidamkan dan mereka sedikit menjauh dari liga lain,” kata Carragher.

Dibandingkan liga lain, Liga Inggris punya nilai jual hak siar yang lebih tinggi. Premier League punya komposisi tim besar yang lebih banyak dibandingkan tim lainnya.

Alhasil, pemasukan mereka pun otomatis lebih besar dibandingkan liga lain yang kemudian berdampak pada kondisi keuangan tiap klub di dalamnya.

Laporan: Irfan Kurniawan