Kamis, 1 Okt 2020 | WIB

Wah, Staf Hasto Sekjen PDIP Disebut Andi Arief Ikut Kena OTT KPK

Avatar
Penulis: Solihin
Diterbitkan: 09 Januari 2020, 21:53 WIB
MCMNEWS.ID | Hasto Kristiyanto

MCMNEWS.ID – Politisi Partai Demokrat Andi Arief kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Kali ini ia menyebut bila staf Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto ikut terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Hal itu disampaikan oleh Andi Arief melalui akun Twitter miliknya @andiarief_. Tak hanya staf sekjen PDIP saja yang terjaring, Andi menyebut bila caleg PDI Perjuangan juga ikut terseret.

“Miris saya mendengar kabar OTT Komisioner KPU bersama caleg partai suara terbesar Pemilu. Lebih miris lagi kabarnya bersama dua staf sekjen partai tersebut. Sistemik?” kata Andi Kamis (9/1/2020).

(Dok : Twitter / @AndiArief_ )

KKPK menangkap komisioner KPU Wahyu Setiawan dan beberapa pihak lain terkait dugaan suap. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengembuskan isu staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ikut terjaring OTT bersama Wahyu Setiawan dalam sebuah kalimat pertanyaan.

“Miris saya mendengar kabar OTT komisioner KPU bersama Caleg Partai suara terbesar Pemilu. Lebih miris lagi kabarya bersama dua staf Sekjen Partai tersebut. Sistemik?” cuit Andi Arief Kamis (9/1/2020). Cuitan Andi Arief ini disalin apa adanya seperti yang dia bagikan kepada wartawan.

Untuk diketahui, Wahyu Setiawan ditangkap pada Rabu (8/1). Setelah penangkapan Wahyu, rombongan pejabat KPU berangkat ke KPK untuk memastikan kabar tersebut. Konfirmasi dilakukan komisioner KPU kepada Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang didampingi Jubir KPK Ali Fikri dan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

Dari informasi KPK kemarin malam, total ada empat orang yang diperiksa intensif. Andi Arief menyebut dua orang di antaranya adalah staf Hasto Kristiyanto.

“Jika benar ada dua staf sekjend Hasto Kristiyanto dengan inisial S dan D juga ikut OTT KPK bersama caleg Partai tersebut, maka apa arti sebuah tangisan?” sambung Andi Arief.

Dimintai konfirmasi mengenai cuitannya, Andi Arief menyebut apa yang ditulisnya hanyalah berdasarkan info yang dia terima. Dia masih menunggu konfirmasi resmi KPK.

“Kabarnya yang sampai ke saya gitu. Satu caleg, dua orang staf. Kita tunggu,” ucap Andi Arief.

Dua staf Hasto yang ikut terjaring dalam OTT bersama Wahyu Setiawan disebutkan oleh Andi berinisial S dan D. Sementara inisial caleg partai 

Andi mengaku tak gembira saat mendengar ada partai yang terlibat dalam kasus suap. Ia menegaskan tidak akan mengambil keuntungan disaat ada partai lain yang sedang menghadapi kesulitan.

Meski demikian, Andi menyebut adanya kemungkinan bila partai penguasa dan pemenang Pemilu bisa saja mengatur kominioner KPU. Hal itu merupakan sebuah kejahatan politik.

“Tidak elok ambil keuntungan di saat ada partai sedang sulit. Tapi partai pemenang pemilu dan berkuasa bisa mengatur komisioner KPU ini kejahatan politik,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Wahyu Setiawan terjaring dalam OTT KPK pada Rabu (8/1/2020). Dalam penangkapan tersebut, Wahyu Setiawan diamankan bersama tiga orang lainnya.

Terkait penangkapan ini, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Wahyu Setiawan dan empat orang lainnya yang ikut terjaring OTT. (nengris)

back-to-top