Detail

Usai Dilantik Jadi Mensos, Risma Janji Lakukan Perbaikan Data Penerima Bansos.

Thursday, 24 December, 2020, 5:27 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID – Presiden Joko Widodo resmi melantik Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial usai pengumuman reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Mengenakan kebaya berwarna merah saat pelantikan, Risma membocorkan tugas mendesak yang diperintahkan langsung oleh Presiden Jokowi kepada dirinya.

“Yang pertama, yang sangat urgent adalah bagaimana realisasi bantuan untuk yang triwulan IV dan nanti awal tahun 2021 Januari. Itu minggu pertama harus bisa keluar, karena ini juga berkaitan dengan pergerakan ekonomi nasional,” ucap Risma dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/12/2020).

Risma menuturkan pihaknya harus bekerja keras agar bansos tersebut bisa segera disalurkan kepada penerima bantuan selambat-lambatnya pada minggu pertama Januari 2021.

Kedua, Risma bakal fokus pada pemberdayaan. Dia berharap dengan adanya bansos akan berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat.

“Artinya bahwa memang ada mekanisme-mekanisme pembinaan yang harus kami lakukan. Kami tidak bisa sendiri tentunya, kami akan gandeng Gubernur, Kepala Daerah, dan utamanya adalah para Perguruan Tinggi dari Perguruan Tinggi setempat yang mengetahui persis bagaimana permasalahan-permasalahan di daerahnya,” jelasnya.

Ketiga, Risma bakal mengantisipasi fenomena La Nina yang dikeluarkan BMKG dengan potensi kemarau panjang dan tentunya akan berdampak pada sisi produk pertanian.

Setelah La Nina dengan kondisi curah hujan yang tinggi, maka akan ada El Nino atau musim kemarau berkepanjangan.

“[Fenomena ini] tentunya akan berimplikasi pada hasil-hasil produk pertanian ataupun yang lain sehingga itu yang harus diimbangi supaya tidak terjadi kelaparan,” sambungnya.

Terakhir, dia memastikan akan melakukan perbaikan tata kelola data mengenai penerima bantuan sosial. Dalam menjalani tugas tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan Dirjen Kependudukan Kementerian Dalam Negeri.

“Karena memang pasti ada selisih, hari ini di-update mungkin hari ini pula ada yang meninggal, pindah, dan sebagainya. Ini yang harus kita terus tangani,” ujarnya.

Selain itu, Risma juga memastikan seluruh transaksi bantuan tidak akan ada lagi menggunakan tunai, melainkan dilakukan secara nontunai sehingga hasilnya akan transparan.

“Kita akan melakukannya dengan transparan dan tidak ada lagi cash atau tunai dalam bentuk apapun. Tapi kami akan menggunakan semua transaksi secara elektronik,” ucapnya.

Menurutnya penyaluran bansos yang tepat sasaran akan berdampak pada perekonomian, dalam bidang perekonomian akan memperbaiki perekonomian Indonesia. Indonesia sebelumnya telah dinyatakan resesi, maka dengan adanya pergerakan dari penyaluran bansos, akan memperbaiki ekonomi Indonesia. Resesi Indonesia diakibatkan oleh adanya pandemi Covid-19.

“Karena ini juga berkaitan dengan pergerakan ekonomi nasional,” tambah Risma.

Perlu diketahui, Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya, telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial. Menurut informasi dirinya akan rangkap dua jabatan tersebut.

Diketahui bahwa Risma merangkap dua jabatan, yaitu sebagai Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial. Dengan rangkap jabatan tersebut, dirinya menegaskan bahwa telah izin dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden mengizinkan dirinya untuk pergi pulang Jakarta – Surabaya, guna menuntaskan kedua pekerjaannya tersebut.

Jabatan yang dimiliki oleh Tri Rismaharini merupakan jabatan pengganti Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi. Tri Rismaharini telah dilantik oleh presiden pada Rabu, 23 Desember pagi di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pukul 09.30 WIB.