Senin, 21 Sep 2020 | WIB

Terkait Kontroversi Video Anji-Hadi Pranoto, Anggota Komisi IX DPR: Harus ada Tindakan Hukum yang Tegas

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 05 Agustus 2020, 15:22 WIB

MCMNEWS.ID –    Youtuber sekaligus Musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan ke pihak kepolisian oleh Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid. Muannas Alaidid melaporkan Anji dan Hadi Pranoto dengan Undang-undang ITE Pasal 28, 14, dan 15.

Terkait perbincangannya dalam sebuah video yang diposting di channel YouTube, Anji dan Profesor Hadi Pranoto dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Keduanya dianggap menyebarkan berita bohong.

Anji mendapat banyak kecaman karena pernyataan yang diungkapkan oleh Hadi Pranoto dianggap keliru.

Mendapat respons seperti itu, Anji belum memberikan respons langsung. Anji posting kobaran api yang terselip beberapa kalimat di Instagram Stories miliknya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR, Nabil Haroen mengatakan aparat kepolisian perlu bergerak memeriksa Anji dan Hadi Pranoto karena keduanya dinilai telah menyesatkan publik.

“Harus ada tindakan tegas dari pemerintah dan aparat keamanan untuk memberikan teguran dan punishment atas penyesatan informasi publik. Hadi Pranoto telah menyesatkan publik, dan dampaknya besar,” ujar Nabil Haroen kepada wartawan, Rabu (5/8).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga meminta Anji segera diperiksa pihak kepolisian karena mengeluarkan video yang membuat publik memercayai klaim Hadi Pranoto.

“Anji selaku pemilik channel YouTube juga harus diberi teguran dan bahkan hukuman jika terbukti melanggar hukum dan merugikan negara dalam penyesatan informasi,” ‎tegasnya.

Nabil juga mengatakan bahwa para warganet juga harus terus kritis dengan informasi yang dirasa tidak benar. 

“Warga yang sadar literasi digital, harus speak up. Kita harus berani bicara. Gunakan media sosial untuk berbagi inspirasi, sekaligus juga membentengi informasi negatif, atau berbagai macam hoax,” ungkapnya.

back-to-top