Detail

Tegakkan PPKM Darurat, Presiden Minta Aparat Bertindak Tegas Dan Santun Jangan Kasar

Saturday, 17 July, 2021, 23:03 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID   –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat keamanan tak bertindak keras dan kasar selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk menekan kasus Covid-19. 

Jokowi tak ingin situasi penanganan pandemi Covid-19 memanas karena perilaku tersebut.

“Kemudian, hati-hati dalam menurunkan mobility index mengenai penyekatan dan penanganan terhadap masyarakat, terhadap pedagang, PKL, toko. Saya minta kepada Polri dan juga nanti Mendagri, kepada daerah, agar jangan keras dan kasar,” kata Jokowi saat menyampaikan pengantar dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM Darurat, yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/07/2021).

Jokowi meminta cara-cara penegakan aturan saat PPKM darurat dilakukan dengan lebih baik. Menurutnya, aparat harus bersikap tegas tapi menghindari cara-cara kekerasan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut aparat bisa menggunakan cara sosialisasi PPKM Darurat dengan memberikan ajakan sambil memberikan bantuan kepada masyarakat. Ia jamin pesan dari aparat akan lebih sampai ke masyarakat dengan menggunakan cara-cara seperti itu.

“Tegas dan santun,” kata Jokowi memberi perintah.

Lebih lanjut, Jokowi menyoroti peristiwa pemukulan terhadap perempuan pemilik warung kopi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang dilakukan pejabat Satpol PP Gowa.

“Saya kira peristiwa-peristiwa yang ada harus dihindari. Misalnya, Satpol PP memukul pemilik warung, apalagi ibu-ibu, ini untuk rakyat menjadi memanaskan suasana,” kata Jokowi.

Selain itu Presiden Jokowi juga memerintahkan Kementerian Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Tingkat vaksinasi di  Jawa Barat baru 12 persen, Jawa Tengah 14 persen, dan Banten 14 persen.

Diketahui penambahan kasus harian Covid-19 mencapai 51.952 pada hari ini, Sabtu (17/7). Dengan tambahan itu, akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 2.832.755 sejak diumumkan pemerintah pada Maret tahun lalu.

Sementara itu, angka kasus kematian bertambah 1.092 orang. Total kematian kasus Covid-19 mencapai 72.489 orang.  Sedangkan pasien sembuh hari ini mencapai 27.093 orang. Tambahan itu membuat total ada 2.232.394 orang yang sembuh dari Covid-19 di tanah air.