Detail

Setelah Viral, Mensos Risma Turun Tangan Bawa Bayi ‘Manusia Silver’ ke Balai

Selasa, 28 September, 2021, 12:23 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID   –   Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini membawa ibu dan bayi ‘manusia silver’ ke Balai Naungan Kementerian Sosial. Risma menyiapkan pekerjaan untuk sang ibu sehingga tidak perlu mengemis menjadi manusia silver.

Keduanya dianggap sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Risma mengaku khawatir dengan kondisi ibu dan bayi tersebut. Kini sang ibu bakal mengikuti program pemberdayaan dari Kemensos agar tidak perlu mengemis menjadi manusia silver di jalanan.

Menurut Risma, nantinya sang ibu akan diberi pemberdayaan agar dia bisa bekerja tanpa harus meninggalkan anaknya.

“Si anak dan ibunya sudah ada di balai kami. Ya pokoknya di balai kami. Nanti kita akan lakukan pemberdayaan untuk ibunya supaya ibunya tidak meninggalkan anaknya, namun dia bisa berusaha.” Ujar Risma.

“Kami lihat sejarahnya ibu dan bayi itu kasihan, tapi sekarang sudah ada di balai kami si anak dan ibunya,” kata Risma dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (27/09/2021).

Ibu dan bayi 10 bulan tersebut kini berada di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos di Jakarta Timur. Risma mengatakan pihaknya juga bakal menyiapkan pekerjaan untuk sang ibu sehingga tidak perlu mengemis menjadi manusia silver.

“Kami punya sentra untuk dia berusaha, bekerja di situ, ibunya kita ajak ke balai, kita siapkan kerjaan sehingga dia tidak harus menitipkan bayinya ke orang lain,” ujarnya.

Hingga akhirnya bayi tersebut dijadikan manusia silver oleh teman sang ibu yang dimintai tolong untuk menjaga si bayi selama bekerja.

Oleh karena itu, Risma memutuskan untuk membawa ibu dan bayinya ke Balai Kementerian Sosial.

Risma mengatakan saat ini pihaknya sedang mengumpulkan manusia silver untuk pembinaan. Menurut pengakuan Risma, timnya baru saja menemukan PMKS di bawah jembatan dekat kantor Kemensos.

PMKS tersebut kemudian dibawa ke balai rehabilitas Kemensos untuk mendapatkan pelatihan dan pembinaan.

“Kita kumpulkan semua untuk dibawa ke balai. Kita sedang selesaikan satu-satu (masalahnya), terus kita tawari pekerjaan,” katanya.

Lebih lanjut, Risma mengatakan selama ini sang ibu harus menitipkan anaknya kepada orang lain karena bekerja.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Selatan  menemukan bayi berumur 10 bulan dilumuri cat manusia silver untuk diajak mengemis di sekitar SPBU Parakan. Diketahui sang ibu, berinisial NK (21) sehari-hari bekerja sebagai pengamen dan manusia silver.

NK menitipkan anaknya pada tetangga berinisial E dan B. Kedua orang itu kemudian membawa bayi NK untuk ikut mengemis dan dilumuri cat silver.