Detail

PPNI Sebut Mayoritas Nakes Saat Ini Alami Beban Mental

Friday, 9 July, 2021, 21:50 WIB
Penulis: Ginan

MCMNEWS.ID – Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadilah, menyebut, mayoritas tenaga kesehatan (nakes) diberbagai fasilitas pelayanan kesehatan sedang mengalami beban mental.

Dikatakan Harif, beban mental dipicu oleh kasus Covid-19 yang kembali melonjak.

“Tiga faktor penyebabnya, lonjakan kasus, kurangnya nakes karena terkonfirmasi positif COVID-19, dan fasilitas layanan yang memang tidak segera terpenuhi untuk melakukan pelayanan,” kata Harif Fadilah, dalam konferensi pers virtual yang dipantau, Jumat, (9/7/2021).

Harif melaporkan sekitar 15 ribu Nakes telah terkonfirmasi positif COVID-19 di berbagai rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta.

Dikatakan Harif, kondisi itu dipengaruhi oleh lonjakan kasus COVID-19 setelah Mei 2021 yang memberikan peningkatan kebutuhan masyarakat pada fasilitas pelayanan kesehatan.

“Di satu sisi nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga mereka harus mengurangi jumlah tenaga yang bertugas. Mereka yang sekarang bertugas dengan tenaga apa adanya dan tingginya jumlah kasus bisa dibayangkan beban yang teman-teman kami tanggung,” katanya.

Hanif memperoleh laporan dari fakultas kedokteran bahwa 84 persen nakes di Indonesia mendapatkan beban mental yang terjadi sebelum lonjakan kasus Covid-19 terjadi.

“Setelah lonjakan kasus, Saya kira 90 persen ini pasti akan lebih banyak,” katanya.

Menurut Harif, variasi terhadap tekanan naskes bukan hanya dimarah-marahi, ditekan-tekan, atau menerima tindakan kasar. Dalam sepekan terakhir, PPNI sudah menerima laporan tiga kasus pemukulan pada perawat dua di antaranya kasus karena kurangnya oksigen.

“Selain beban tekanan, juga beban mental yang ditanggung dari rasa empati nakes melihat pasien yang antre, tidak dapat tempat, pasien di tenda-tenda, itu menambah tekanan psikologis. Kita ingin menolong, tetapi tidak punya kekuatan untuk itu,” katanya.