MCMNEWS.ID – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersepakat bahwa Golkar dan PKB akan menjadi motor untuk bentuk koalisi besar.
Koalisi besar yang akan terdiri dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
Hal tersebut disampaikan Airlangga setelah pertemuan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Restoran Hutan Kota Plataran, Jakarta, Rabu (3/5).
“Jadi KIB-KIR ini sudah berbicara panjang lebar, tinggi rendah, dalam, tetapi kita juga putuskan bahwa ini butuh core, butuh inti, motor penggerak. Dan hari ini dalam silaturahmi dan Alhamdulillah kita akan dorong Golkar dan PKB menjadi koalisi intinya,” kata Airlangga dikutip dari CNNIndonesia.com
Ketua umum Golkar tersebut juga menyebutkan bahwa partainya dan PKB akan berupaya menggabungkan KIB dan KKIR untuk menjadi sebuah koalisi besar dengan membentuk masing-masing tim pemenangan yang berisikan Nusron Wahid dari Golkar dan Faisol Reza dari PKB.
“Jadi kedua tim ini tentu akan duduk untuk meneruskan langkah-langkah teknis,” kata dia.
Airlangga pun menjelaskan pertemuan ketum parpol koalisi pendukung pemerintah dengan Presiden Jokowi semalam membicarakan visi pembangunan Indonesia 13 tahun ke depan menentukan menjadi negara maju atau berada dalam jebakan negara berpendapatan menengah.
“Nah oleh karena itu pada hari ini direspons dengan pertemuan PKB dan Partai Golkar bahwa kita siap untuk menjadi inti,” kata dia.
Di tempat yang sama, Cak Imin menilai dengan PKB dan Golkar menjadi inti koalisi KIB dengan KKIR berharap dapat bersinergi dalam menyukseskan pemilu 2024. Ia juga menjelaskan bahwa Golkar dan PKB sama-sama memiliki sejarah panjang di Indonesia.
“Kami bersepakat saling bersinergi pemenangan, penguatan dan membantu mensukseskan pemilu 2024,” kata Cak Imin.
“Kerja sama selama ini memuaskan selama di DPR, di kabinet. Kalau kerja sama dengan Golkar itu selalu bahagiakan semua pihak, untuk cepat maju,” tambahnya.
Seperti yang diketahui, PKB saat ini telah berada didalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra. Sedangkan Golkar berada didalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) .