Detail

Perpanjangan PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus, Jokowi Sebut Ada Beberapa Pelonggaran

Minggu, 25 Juli, 2021, 19:45 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID   –    Presiden Joko Widodo kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 hingga 2 Agustus. Perpanjangan PPKM selama satu pekan lagi ini dilakukan karena situasi pandemi Covid-19 belum membaik.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 26 Juli sampai 2 Agustus 2021,” kata Jokowi dalam jumpa pers virtual, Minggu (25/7/2021).

Meski begitu, terdapat sejumlah pelonggaran PPKM Level 4 yang akan diberlakukan. Aturan teknis pelonggaran PPKM diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah (Pemda).

“Kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati,” kata Jokowi dalam keterangan persnya pada Minggu (25/7/2021).

Pasar tradisional yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Pasar rakyat yang menjual sembako diperbolehkan buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Lalu pasar yang yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Sejalan dengan itu, pelonggaran PPKM Level 4 juga berlaku bagi pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis.

Tak seperti PPKM sebelumnya yang hanya membolehkan sistem take away, pada masa perpanjangan PPKM Level 4 pengunjung diperbolehkan makan di tempat.

Namun demikian, dilakukan pembatasan waktu dan kapasitas.

“Diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit,” ujar Jokowi.

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah juga meningkatkan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat dan bantuan untuk usaha mikro kecil.

Terkait hal ini, Jokowi menambahkan bahwa penjelasan secara terperinci akan dilakukan oleh Menko atau menteri terkait.

Jokowi melanjutkan, untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian covid-19 yang tinggi diharapkan dapat melakukan peningkatan kapasitas rumah sakit isolasi terpusat dan ketersediaan oksigen segera.

“Kita harus selalu waspada ada kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular oleh karena itu saya memerintahkan agar tracing-testing bisa ditingkatkan lebih tinggi dan respon treatment yang cepat untuk menekan laju penularan,” tambahnya.

Untuk meningkatkan angka kesembuhan, lanjut Jokowi, penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan tracing, testing dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan covid 19.

“Kedepannya memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan terakhir saya mengajak seluruh lapisan masyarakat seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu dan bahu membahu melawan covid-19,” ungkap Jokowi.

Dengan usaha keras bersama, Jokowi berharap, agar Indonesia bisa segera terbebas dari covid-19.

“Insya allah kita bisa segera terbebas dari covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” harap Jokowi.