Senin, 28 Sep 2020 | WIB

Pembahasan RUU HIP Dinilai Merendahkan Pancasila, Din Syamsuddin Minta Jokowi Hentikan

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 13 Juni 2020, 21:34 WIB
MCMNEWS.ID | Din Syamsuddin. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai Rancangan Undang-Undang  Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) justru merendahkan Pancasila itu sendiri. Karena itu Din meminta Presiden Joko Widodo menghentikan pembahasan RUU HIP.

“RUU HIP dinilai menurunkan derajat Pancasila untuk diatur dengan Undang-undang, memeras Pancasila ke dalam pikiran-pikiran yang menyimpang, dan memonopoli penafsiran Pancasila yang merupakan kesepakatan dan milik bersama,” kata Din dalam keterangan yang diterima, Sabtu (13/6/2020).

Selain menurunkan derajat, RUU HIP juga memeras Pancasila ke dalam pikiran-pikiran yang menyimpang, dan memonopoli penafsiran Pancasila yang merupakan kesepakatan dan milik bersama.

Menurutnya, pendekatan menurunkan derajat atau downgrading, menyempitkan arti reduksionis, dan memonopoli Pancasila adalah berbahaya bagi eksistensi NKRI yang berdasarkan Pancasila.

Untuk itu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat tersebut meminta Presiden Joko Widodo menghentikan pembahasan RUU HIP karena akan memecah belah bangsa.

“Meminta Presiden Joko Widodo untuk menghentikan pembahasan RUU HIP tersebut karena akan memecah belah bangsa. Juga, pembahasan sejumlah RUU di tengah keprihatinan nasional akibat Covid-19 adalah tidak arif bijaksana apalagi cenderung dilakukan secara diam-diam dengan menutup aspirasi dari masyarakat madani,” katanya. 

Praktik demikian, tambah Din, merupakan hambatan terhadap pembangunan demokrasi Pancasila yang berkualitas yang dicita-citakan bersama. 

back-to-top