Selasa, 29 Sep 2020 | WIB

Pasien Dirawat Menurun, Doni Monardo Ingatkan Kini Kelompok Rentan Harus Dijaga

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 27 April 2020, 22:06 WIB
MCMNEWS.ID | Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID –    Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan kabar gembira karena terjadi penurunan pasien yang dirawat.

Hingga saat ini pasien yang dirawat terdapat 7.032 orang. Dilihat dari jumlah tempat tidur yang terdapat di ruang isolasi sebanyak 10.179 bed.

Keadaan ini, menurut Doni, harus dijaga agar jangan sampai menambah jumlah pasien yang akhirnya dirawat di rumah sakit.

Mengenai adanya sejumlah daerah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan kasus positif, Doni berharap agar para pimpinan di daerah bisa melakukan pendataan yang lebih maksimal kepada para pendatang yang berpotensi memberikan akses penularan kepada masyarakat lainnya.

“Dengan demikian wajib diisolasi selama 14 hari mengikuti protokol kesehatan bagi siapa saja yang baru tiba di suatu daerah hendaknya menjadi program prioritas yang ada di tingkat desa maupun di RT/RW,” urai Doni.

Dia menyebutkan Isolasi mandiri, tentunya diharapkan tidak menimbulkan depresi dan tidak menimbulkan stres yang tinggi bagi masyarakat. “Selama mengikuti isolasi mandiri diharapkan kegiatan-kegiatan aktivitas di sekitar pemukiman tetap dilakukan,” ujarnya.

Menurut Doni, beberapa daerah atau negara yang telah melakukan lockdown dan kawasan tersebut merupakan padat penduduk telah menimbulkan wabah semakin meluas serta tentunya menimbulkan risiko sangat besar.

“Karena itu, pilihan untuk tidak lockdown adalah salah satu upaya yang sangat baik dimana kita semua mampu menjaga keseimbangan antara memperhatikan aspek kesehatan dan juga memperhatikan aspek psikologis masyarakat,” katanya.

Upaya untuk memutus mata rantai penularan, terutama melindungi kelompok rentan, yaitu lansia dan yang punya penyakit kronis; antara lain pneumonia, hipertensi, diabetes, jantung, serta beberapa penyakit penyerta lainnya.

Saat ini, Pneumonia, lanjut Doni, menjadi persentase tertinggi dalam atau akibat yang ditimbulkan dari Covid-19 dan hampir di semua daerah pasien yang wafat mengalami penyakit kronis atau penyakit bawaan.

Kewajiban semua, lanjut Doni, untuk menjaga lansia dan kelompok yang punya penyakit penyerta ini terlindungi dari anak muda yang punya mobilitas tinggi, tetapi tidak menunjukkan gejala dan bisa berpotensi sebagai silent killer sehingga kelompok OTG atau orang tanpa gejala ini harus dipisahkan.

“Adapun persentase perbandingan antara wanita dan pria yang menjadi korban Covid-19, (yaitu) laki-laki mencapai 59,47% sedangkan perempuan adalah 41,03%,” tambah Doni.

back-to-top