Rabu, 21 Okt 2020 | WIB

Pasca Bentrok Di Semanggi, Komando Jaksel: 11 Orang Hilang Kontak dan 2 Orang Alami Luka

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 09 Oktober 2020, 17:55 WIB
MCMNEWS.ID | Situasi Bentrokan Antara Massa Demonstran Dengan Polisi di Kolong Jembatan Semanggi. (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Pasca bentrok dengan aparat kepolisian di bawah Jembatan Semanggi, Jakarta, pada Kamis malam, (8/10/2020), Sedikitnya 10 Mahasiswa dan 1 Pelajar dari barisan Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) dinyatakan hilang kontak.

Demikian disampaikan Presidium Komando Jakarta Selatan (Jaksel), Surya Hakim Lubis, kepada Mcmnews.id, Jumat, (9/10/2020).

“11 orang belum kami dapatkan kabarnya. 10 Mahasiswa dan 1 orang Pelajar,” kata Surya Hakim Lubis.

Pria yang akrab disapa Hogay itupun mengungkapkan, untuk korban luka terdapat dua orang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Keduanya yakni Ridho Budi Prasodja mengalami luka di kepala dan Farid Darmawan mengalami luka di kaki.

“Kita mengecam keras tindakan represif dari aparat kepolisian dalam menangani demonstrasi menolak disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja,” tegasnya.

Apalagi, lanjut Hogay, Polri selain melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa, juga melakukannya kepada elemen masyarakat lainnya.

“Di mana titik evakuasi kita di Kampung Lauser, Kebayoran Baru turut ditembaki gas air mata,” lanjutnya.

Komando Jaksel pun mengingatkan kepada Polri untuk taat kepada Tribrata dan berkarakter layaknya Jenderal Hoegeng. Bahwa Polri, lanjut dia, harus menjadi pengayom rakyat.

Selain itu, Komando Jaksel juga menyatakan solidaritas terhadap seluruh mahasiswa, pemuda, wartawan, buruh, pelajar dan elemen masyarakat lainya yang mendapat tindak represif dari aparat kepolisian.

“Termasuk di antaranya rekan kita Wartawan MerahPutih.Com, Ponco Sulaksono, yang sempat hilang kemarin dan kini ditahan di Polda Metro Jaya,” tandasnya.

Berikut adalah kesebelas orang yang dinyatakan hilang kontak pasca bentrok di bawah Jembatan Semanggi:

  1. Ade Ramli, mahasiswa UMJ.
  2. M. Ali Ridho, mahasiswa UMJ.
  3. Fakhir Naufal, mahasiswa UMJ.
  4. Arabi Hadi Pratama, mahasiswa UMJ.
  5. Sayudi Alimun Hakim, mahasiswa UMJ.
  6. Rayhan Akbar, mahasiswa UMJ.
  7. Drajat Fahrudin Setyo Nugroho, mahasiswa UMJ.
  8. Jordi Satriadi, mahasiswa UMJ.
  9. Ahmad Rafi Rizqullah, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
  10. Luki Reza, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah.
  11. Fajar Adi Saputra, pelajar SMA PGRI 56 Ciputat.
back-to-top