Senin, 28 Sep 2020 | WIB

Pangdam III Siliwangi Perintahkan Prajurit TNI di Banten Tangguh dan Profesional

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 17 Januari 2020, 8:01 WIB
MCMNEWS.ID | Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Pangdam III Siliwangi. (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID – Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto meminta prajurit TNI di Korem 064/Maulana Yusuf Serang terus meningkatkan kemampuan. Hal tersebut disampaikannya pada kunjungan kerja (kunker) di Markas Korem 064/Maulana Yusuf Serang.

Kunjungan tersebut untuk mengingatkan seluruh prajurit TNI beserta staf jajaran Korem 064/Maulana Yusuf agar lebih tangguh, militant serta profesional dalam menjalankan tugas.

Pangdam yang mulai menjabat sejak November 2019 tersebut menuturkan, peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan prajurit TNI di Korem 064/Maulana Yusuf, karena wilayah yang menjadi kewenangannya sangat luas. Bahkan, mencakup seProvinsi Banten.

“Kita ini punya wilayah teritorial yang luas, khususnya di Korem 064, hanya satu Korem, tingkat provinsi, jadi perlu kajian khusus bagaimana mengembangkan satuan-satuan yang ada,” kata Mayor Jendral TNI Nugroho Budi Wiryanto saat memberikan arahan kepada prajurit TNI di MAkorem 064 Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (16/1/2020).

Pantauan di lokasi, kehadiran Pangdam III Siliwangi di Korem 064/Maulana Yusuf Serang disambut oleh Danrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Windiyatno dan ratusan prajurit TNI serta Persatuan Istri Tentara (Persit).

“Kami memberikan arahan kepada prajurit, khususnya prajurit Korem 064 ini kami harapkan menjadi prajurit yang tangguh netral dan profesional,” katanya kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Selain itu, kedatangannya juga berhubungan dengan musibah banjir bandang, yang terjadi di Kabupaten Lebak, Banten. Ia menyatakan, akan memberikan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Lebak.

“Kan beberapa waktu lalu, saya sudah datang ke Lebak, meninjau beberapa kali, mendampingi Presiden. Ini kami kunjungan khusus ke Korem 064 sambil memberikan bantuan kepada korban bencana,” ucapnya.

Ia mengajak, seluruh elemen masyarakat bersama-sama membantu korban banjir di Lebak.

Ditanya soal penambangan illegal yang marak di kawasan hutan di Banten, pihaknya menyatakan itu menjadi ranah pihak kepolisian. Namun dia mengaku akan ikut membantu menyelesaikan masalah tersebut dengan pihak-pihak terkait.

“Yang penting tidak ada lagi para penambang ilegal sehingga tidak menyebabkan banjir bandang. Kami siap membantu menyelesaikan bersama polisi, TNI, pemerintah dan semua masyarakat harus ikut membantu,” tandasnya.

back-to-top