Detail

Menjawab Tantangan Nasional, FISIP UMJ Launching Prodi Magister Ilmu Politik

Wednesday, 16 December, 2020, 22:10 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melaunching program studi baru, Magister Ilmu Politik.

Acara yang diselenggarakan secara virtual tersebut dikemas dengan seminar nasional dengan tema ‘Quo Vadis Pembangunan Politik di Indonesia?’.

Dekan FISIP UMJ, Ma’mun Murod Al-Barbasy, mengatakan, Magister Ilmu Politik merupakan pogram studi ketujuh yang ada dilingkungan FISIP UMJ.

“Dengan lahirnya Program Magister Ilmu Politik, ada ikhtiar lain yang tengah kami lakukan, yaitu menggoalkan Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Program Doktor Administrasi Publik. Insya Allah, keduanya sedang berproses secara berbarengan,” kata Ma’mun kepada Mcmnews.id, dalam keterangan tertulis, Rabu, (16/12/2020).

Hadir sebagai pemateri, pakar ilmu politik dari Universitas Indonesia (UI), Chusnul Mar’iyah, menyoroti perkembangan demokrasi dan HAM di Indonesia yang semakin memprihatinkan.

Dikatakan Chusnul, praktek demokrasi dan HAM semakin buruk dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Pada Pilkada yang baru lalu misalnya, terdapat cukup banyak daerah dengan calon tunggal. Hal tersebut sebagai bentuk kegagalan demokrasi di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Anggota KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi, mengaku bahwa praktek demokrasi di Indonesia masih belum ideal.

Menurutnya, masih terdapat titik-titik lemah dari demokrasi Indonesia yang perlu dibenahi.

“Dalam hal yang terkait dengan pelaksanaan pemilu, termasuk pilkada, banyak hal yang perlu untuk diperbaiki, bukan saja terkait regulasi pemilu, tapi juga para kontestan pemilu atau pilkada,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Magister Ilmu Politik FISIP UMJ akan ada tiga konsentrasi, diantaranya Politik Kebencanaan, Demokrasi dan HAM di Dunia Islam, dan Manajemen Partai Politik dan Tata Kelola Pemilu.