Detail

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Dianugerahi Doktor Honoris Causa dari Unhan RI

Sabtu, 22 Mei, 2021, 11:31 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID  –   Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menghadiri penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Ilmu Pertahanan bidang Perang Semesta kepada Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu oleh Universitas Pertahanan RI di Kampus Unhan, Bogor, Kamis (20/5). 

Dalam sidang ini Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian.,S.T., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR., IPU selaku Ketua Senat Unhan RI yang menyampaikan bahwa Jenderal TNI (Purn) Dr. (H.C) Ryamizard Ryacudu merupakan Doktor Honoris Causa pertama di Universitas Pertahanan RI yang telah menunjukkan prestasi sebagai militer profesional sekaligus prestasi akademik.

Ketua Senat Unhan Amarulla dalam keteranganya menuturkan, prestasi akademik Ryamizard Ryacudu merupakan teladan bagi para prajurit TNI untuk semakin bersemangat menimba ilmu di Universitas Pertahanan RI.

Ryamizard dalam orasi ilmiah “Bela Negara sebagai Dasar Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta dalam Menghadapi Ancaman Militer, Non militer dan Hibrida”, membuktikan makna dan implementasi bela negara sebagai dasar yang kokoh untuk sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata).

Sejak tahun 1945 Sishankamrata telah terbukti mampu dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut dari penjajah. “Bahkan Sishankamrata juga terbukti berhasil dalam memadamkan berbagai pemberontakan yang terjadi selama ini. Kini Sishankamrata juga dituntut harus mampu menghadapi terorisme dan radikalisme yang dilakukan oleh aktor non negara,” paparnya. Sishankamrata dapat dikerahkan untuk menghadapi ancaman Pandemi Covid-19. Sishankamrata harus dapat diyakini oleh seluruh rakyat Indonesia untuk menghadapi berbagai bentuk ancaman yang dilakukan oleh aktor negara dan aktor non negara. Sishankamrata harus dipahami tidak saja oleh Mabes TNI tetapi juga seluruh kementerian, lembaga negara, instansi pemerintah, kampus-kampus pendidikan tinggi, BUMN, BUMS dan lain sebagainya. Bela Negara tidak hanya untuk prajurit TNI, tetapi juga seluruh prajurit Polri, ASN, pegawai swasta, mahasiswa dan seluruh warga negara Indonesia.

Sebagai prajurit TNI, Jenderal TNI (Purn) Dr. (H.C) Ryamizard Ryacudu menunjukkan dharma bhakti luar biasa ketika menjabat sebagai Pangkostrad tahun 2000-2002, Kasad tahun 2002-2005 dan Menhan RI tahun 2014- 2019.

Senat Akademik dan Dewan Guru Besar Unhan RI menilai Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu layak menerima gelar doktor kehormatan atas prestasi yang dicapai selama ini.

Pengetahuan sepanjang karier prajurit TNI hingga menjadi KSAD pada periode 2002-2005 dan Menhan 2009-2014 pun telah banyak dituangkan ketika memberi kuliah umum di Unhan RI.

“Sebagai Kasad, beliau banyak menggagas upaya peningkatan profesionalitas prajurit TNI AD dalam rangka memantapkan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Bahkan ketika menjabat sebagai Menhan, beliau menggagas dan memimpin langsung penyelenggaraan Program Bela Negara untuk seluruh lapisan masyarakat guna memperkuat nasionalisme dan patriotisme,” kata Laksdya TNI Amarulla Octavian dalam keterangan tertulis yang diterima Mcmnews.id.

Pengalaman pribadi selama bertugas di dalam negeri dan luar negeri juga ditulis ke dalam beberapa karya ilmiah yang menjadi referensi beberapa lembaga pendidikan di lingkungan TNI/TNI AD.

Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan Honoris Causa) ini juga selaras dengan peta jalan pencapaian Universitas Pertahanan RI untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas Program Doktoral yang telah berjalan sejak 2018. Prestasi akademik Jenderal TNI (Purn) Dr. (H.C) Ryamizard Ryacudu merupakan teladan bagi para prajurit TNI untuk semakin bersemangat menimba ilmu di Universitas Pertahanan RI.

“Penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dapat menjadi suri tauladan bagi seluruh prajurit TNI agar semakin bersemangat mencapai prestasi akademik di masa mendatang,” kata Rektor Unhan RI.