Detail

LPOI Ingatkan Perkembangan Situasi Saat Ini Berpotensi Terjadinya Disintegrasi Bangsa

Tuesday, 22 December, 2020, 18:41 WIB
Penulis: Ginan

MCMNEWS.ID – Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Said Aqil Siroj, menyebut perkembangan situasi nasional saat ini berpotensi mengarah pada terjadinya disintegrasi bangsa.

Said Aqil mengatakan, Agama Islam mewajibkan kepada para pemeluknya untuk mencintai negara dan membela tanah airnya. Menurutnya, Islam merupakan agama yang sempurna dan menjadi rahmat bagi seluruh alam.

“Bahwa fenomena yang terjadi akhir-akhir ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mengindikasikan adanya upaya yang dapat mengarah pada terjadinya disintegrasi bangsa,” kata Said Aqil Siroj, dalam keterangan tertulis yang diterima Mcmnew.id, Selasa, (22/12/2020).

“Wilayah NKRI dihuni oleh penduduk yang sebagian besar beragama Islam. Maka umat Islam wajib memelihara keutuhan NKRI dan menjaga dari segala bentuk pengkhianatan terhadap kesepakatan nasional. Serta berbagai upaya provokasi oleh siapapun dengan alasan apapun yang dalam pandangan islam termasuk bughat. Yang haram hukumnya dan wajib diperangi oleh negara,” lanjutnya.

Said Aqil mengungkapkan, Agama Islam tidak membenarkan praktek poliyik yang diwarnai oleh intrik, fitnah dan adu domba untuk mencapai suatu tujuan politik.

Dikatakan Aqil, apalagi dengan membawa dan memanipulasi agama, mengatasnamakan agama, dan menggunakan simbol-simbol agama.

“Bahwa sikap yang merasa hanya pendapatnya sendiri yang paling benar, serta cenderung menyalahkan pendapat lain, merupakan sikap yang bertentangan dengan prinsip toleransi,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBNU itupun mendorong negara melalui aparatnya untuk terus melakukan upaya nyata dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menciptakan kembali rasa keamanan dan keselamatan masyarakat.

Masih kata Said Aqil, mewujudkan keadilan dan kesejahteraan secara merata, serta melakukan penyadaran terhadap elemen-elemen yang beberapa waktu terakhir ini cenderung melakukan aksi kekerasan dan provokasi. yang dapat menambah permasalahan di Indonesia ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

“LPOI mendorong Pemerintah dan seluruh elemen bangsa, untuk menyadari dan menggelorakan kembali wawasan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Baik suku, agama, ras, maupun budaya. Namun tetap satu, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

“LPOI meminta agar aksi-aksi demonstrasi tidak dilakukan pada saat-saat sekarang ini, karena dapat memperburuk situasi pandemi Covid-19. Aksi demonstrasi yang brutal, anarkis, dan diwarnai tindakan tindak kekerasan yang mengancam keselamatan jiwa manusia, harta dan merusak fasilitas umum sangat dilarang oleh syariat Islam, dan siapapun pelakunya harus ditindak tegas oleh aparat negara yang berwenang,” tambahnya.

Yang terakhir, LPOI mendorong para ulama untuk menjadi garda terdepan dengan menjadi ulama anti hoax dan hate speech dalam memerangi maraknya ujaran kebencian dan berita bohong.