Senin, 21 Sep 2020 | WIB

Krisis Ekonomi Dunia, Jokowi: Ekonomi Semua Negara Sedang ‘Hang’, Saatnya Lakukan Lompatan Besar!

Avatar
Penulis: Andre Pradana
Diterbitkan: 14 Agustus 2020, 12:29 WIB

MCMNEWS.ID  –   Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Dalam pidatonya, Jokowi menyoroti merosotnya ekonomi dunia akibat pandemi COVID-19.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, sebanyak 215 negara, tanpa terkecuali, sedang menghadapi masa sulit diterpa pandemi Covid-19.

“Semua negara, negara miskin, negara berkembang, termasuk negara maju, semuanya sedang mengalami kemunduran karena terpapar COVID-19. Krisis perekonomian dunia juga terparah dalam sejarah,” katanya. 

Jokowi memaparkan di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi dalam negeri masih tumbuh plus 2,97 persen, tapi di kuartal kedua anjlok hingga minus 5,32 persen. Ekonomi negara-negara maju bahkan minus belasan persen, sampai minus 17 persen. Kemunduran banyak negara besar menurut Kepala Negara bisa menjadi peluang dan momentum bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan.

“Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang ‘hang’. Semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus melakukan re-start, harus melakukan re-booting. Semua negara mempunyai kesempatan men-setting ulang semua sistemnya,” sambung Jokowi.

“Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar. Strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan,” terangnya.

“Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country. 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju,” tegasnya.

back-to-top