Detail

KOMANDO Gelar Aksi Refleksi dan Evaluasi 7 Tahun Kepemimpinan Presiden Jokowi

Kamis, 21 Oktober, 2021, 16:02 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) menggelar aksi unjuk rasa, Kamis, (21/10/2021).

Presidium Komando Jakarta Selatan (Jaksel), Misbahul Anwar, mengatakan, aksi unjuk rasa tersebut dilakukan dalam rangka refleksi dan evaluasi 7 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Misbah menjelaskan, dalam masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, terdapat beberapa momentum yang berbarengan dengan agenda Komando.

Dikatakan Misbah, termasuk dalam perjuangan Komando dalam menjadikan Pancasila sebagai hierarki tertinggi dalam sistem peraturan perundang-undangan.

“Disela-sela rangkaian peristiwa dua priode pemerintahan Jokowi 2014-2019 dan 2019-2024 juga terdapat rangkaian peristiwa ketetapan 7 rekomendasi MPR periode
2009-2014 kepada MPR periode 2014-2019,” kata Misbah, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (21/10/2021).

“Salah satu bunyinya adalah penataan peraturan perundang-undangan berdasarkan Pancasila sumber dari segala sumber hukum, dan hal ini kembali direkomendasikan l melalui 7 rekomendasi MPR periode 2014-2019 kepada MPR periode 2019-2024 dimana salah satu perubahan bunyinya penataan sistem hukum dan peraturan perundang-undangan berdasarkan Pancasila sumber dari segala sumber hukum,” lanjutnya.

Sementara itu, Presidium Komando Tangerang Selatan (Tangsel), Adit, mengungkapkan, pihaknya menyadari bahwa beberapa peristiwa dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menyimpang karena arogansi dan terkesan anti kritik.

“Gerakan Kita Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia menyadari betul semangat psikologis dan spiritual dalam peristiwa-peristiwa yang berjalan terseok-seok dari dominasi peristiwa-peristiwa yang jauh menyimpang dari fakta situasi yang berkembang hari ini dimulai dari arogansi dan anti kritik, kekerasan yang terjadi kepada komponen-komponen gerakan mahasiswa dan masyarakat,” tegasnya.

“Perdebatan pejabat publik sebagai pembantu Presiden yang lebih cendrung melemahkan kewibawaan lembaga negara dan tentunya hampir seluruh lini interaksi sosial mendapat koreksi tajam sebagai raport 7 tahun pemerintahan 2014-2019 dan 2019-2024,” tandasnya.

Berikut tuntutan KOMANDO Jaksel dan Tangsel:
1. Pancasila bukanlah hanya kata-kata;
2. Pancasila sebagai hierarki tertinggi adalah kepastianbuntuk Pancasila Sumber dari segala sumber hukum;
3. Bebaskan 5 Pejuang Pancasila Hierarki Tertinggi dari manipulasi busuk rekayasa bentrokan mahasiswa di UNPAM.