Detail

Jubir Bantah Isu Miring Menhan Beri Proyek Alutsista ke PT TMI

Selasa, 1 Juni, 2021, 11:01 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID   –   Isu tak sedap menerpa Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. Lembaga yang dipimpin Prabowo Subianto itu diduga kuat memiliki Perusahaan Terbatas (PT). Namanya PT Teknologi Militer Indonesia (TMI). PT tersebut kabarnya memiliki kuasa melakukan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista). Nilainya nggak tanggung-tanggung. Yaitu Rp 1.760 Triliun.

Informasi ini diberikan oleh salah satu anggota Komisi I DPR RI, yang menangani pertahanan kepada Analisis Militer, Connie Rahakundini Bakrie.

“Kita dalam bahaya lho, kita punya anggaran yang harus habis di 2024, pengadaan alutsista jumlahnya kalau dirupiahkan Rp 1.760 triliun,” kata Connie saat diskusi dengan Akbar Faisal dalam akun YouTubenya, Akbar Faisal Uncensored, dikutip via cnbc.

Sementara itu, Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Prabowo diserang isu miring saat melawan mafia alat utama sistem senjata (alutsista).

Dahnil menyebut ada oknum yang membocorkan rancangan peraturan presiden soal pembelian alutsista senilai US$124,995 miliar atau setara Rp1,7 kuadriliun. Prabowo juga dituduh menunjuk langsung PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) sebagai pihak yang menangani proyek itu.

Dahnil memastikan isu penunjukan PT TMI tidak benar. Dia menegaskan Kemenhan tidak akan membuat kontrak sama sekali dengan PT TMI.

Dia menyebut PT TMI adalah perusahaan yang didirikan oleh sebuah yayasan. Menurutnya, perusahaan itu tak ada kaitannya dengan Kemenhan dan Prabowo. Ia juga memastikan PT TMI tak bergerak di bidang jual beli alutsista.

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu berkata Prabowo saat ini fokus membenahi alutsista. Prabowo juga sedang disibukkan dengan membenahi bisnis alutsista yang dipenuhi broker dan mafia.

“Pak Prabowo berkomitmen ingin melakukan perbaikan yang sangat radikal, maksud saya sangat mendasar. Artinya, perbaikan mendasar ini juga harus disertai modernisasi alutsista, belanja alutsista,” ujarnya.