Selasa, 29 Sep 2020 | WIB

Innalillahi, Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Tutup Usia

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 10 Mei 2020, 10:17 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID   –   Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso tutup usia. Djoko Santoso meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Minggu pagi (10/5/2020).

Panglima TNI periode 2007 – 2010 itu meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Almarhum menghembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat beberapa hari pasca-operasi karena pendarahan di otak.

Berdasarkan informasi yang beredar, mantan Panglima TNI itu meninggal dunia sekitar pukul 06.30 WIB tadi di Ruang CICU Pav Kartika RS RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Wakil Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Brigjen Budi Sulistya mengungkapkan penyebab mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso meninggal dunia. Lulusan Akademi Militer pada 1975 itu mengalami pecah pembuluh darah di otaknya.

Menurut Brigjen Budi, almarhum Djoko meninggal dunia bukan karena terjangkit virus Corona baru Covid-19. Melainkan, kata dia, karena mengalami pendarahan di otak.

“Karena sakit bukan karena covid, pecahnya pembuluh darah di otak,” jelas Brigjen Budi.

Menurut Brigjen Budi, Djoko Santoso sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat selama sepekan. Hingga akhirnya, dia menghembuskan napas terakhir, Minggu (10/5/2020) pagi, di usia 67 tahun.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Nefra Firdaus mengatakan, jenazah almarhum setelah prosesi perawatan jenazah di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto, akan dibawa ke rumah duka di Jalan Bambu Apus Raya nomor 100 RT 12/RW 3, Bambu Apus, Kec. Cipayung, Jakarta Timur.

Selanjutnya, jenazah almarhum akan diberangkatkan dari rumah duka menuju pemakaman Sandiego Hills, Karawang, Jawa Barat, untuk dimakamkan secara militer sekitar pukul 14.00 WIB.

Meskipun mantan Panglima TNI itu memiliki hak untuk dapat dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan.

Diketahui, Djoko merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat yang sempat merengkuh puncak karier kemiliteran. Ia menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada tahun 2005 sampai 2007.

Selanjutnya diangkat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Panglima TNI. Almarhum juga sempat menjabat Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia pada tahun 2008.

Pensiun dari militer, Djoko Santoso melanjutkan kariernya dengan bergabung di Partai Gerindra pada 2015. Dia masuk struktur Dewan Pembina. Pada Pilpres 2019 Djoko Santoso menjadi Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

back-to-top