Detail

Innalilahi, Rachmawati Soekarnoputri Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto

Sabtu, 3 Juli, 2021, 8:26 WIB
Penulis: Bang Noy

MCMNEWS.ID   –   Politikus Rachmawati Soekarnoputri dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (3/7) sekitar pukul 06.15 Wib.

Rachmawati meninggal dunia sekira pukul 06.15 WIB. Adik dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tersebut merupakan politikus Partai Gerindra.

“Bu Rachmawati Soekarnoputri, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra telah berpulang pada pukul lebih kurang pukul 6.15 di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta,” kata Dasco kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/7/2021).

Dasco mengatakan, keluarga besar Partai Gerindra sangat kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Rachmawati Soekarnoutri. Ia pun meminta seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan Rachmawati husnul khatimah dan memaafkan segala kesalahannya.

“Kami keluarga besar partai gerindra merasa sangat kehilangan yang mendalam, kami mintakan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan semoga almarhumah husnul khatimah dan mohon dimaafkan segala kekhilafannya,” ujar Dasco.

Sufmi Dasco mengatakan, Rachmawati adalah sosok seorang ibu dan kakak permepuan yang menjadi panutan di partai pimpinan Prabowo Subianto itu.

“Bu Rachmawati adalah sosok seorang ibu, seorang kakak, dan panutan di partai kami, khususnya bagi kaum wanita, di tempat berkeluh kesah, dalam perjuangan bersama. Semoga bu Rachmawati diterima dengan layak di sisi NYA. aamiin,” ujarnya.

Rachmawati Soekarnoputri alias Diah Pramana Rachmawati Soekarno lahir di Jakarta, 27 September 1950.

Dia adalah Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya yang merupakan putri dari presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno.

Salah satu kepedulian Rachma adalah pada dunia pendidikan. Pada tahun 1981 ia mendirikan Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) dan di tahun 1983 mendirikan Universitas Bung Karno (UBK).

Namun di era Orde Baru itu, UBK dilarang beroperasi. Dan baru berdiri kembali di tahun 1999.

Bahkan dia juga merupakan Ketua Umum Forum Komunikasi Front Marhaenis.

Tujuannya mendirikan sejumlah organisasi itu untuk mengimplementasikan ajaran Bung Karno yang masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Diantaranya Trisakti Bung Karno, yaitu berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan.

Almarhumah pernah ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.