Senin, 28 Sep 2020 | WIB

IDI Berduka, Dokter Adnan Ibrahim Meninggal Terinfeksi Covid-19

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 15 Agustus 2020, 22:19 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok: Istimewa)

MCMNEWS.ID – Seorang dokter ahli penyakit dalam di Makassar, Adnan Ibrahim, meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (covid-19). dr Adnan sebelumnya dirawat sekitar dua pekan di RS Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Humas IDI Halik Malik menuturkan, Dokter Adnan Ibrahim yang merupakan dokter di RS Pelamonia, Makassar meninggal pada Jumat sore pukul 17.50 Wita, 14 Agustus 2020.

“Meninggal Jumat sore, 14 Agustus pukul 17.50 Wita di RS Wahidin. Masuk RS sejak 3 Agustus 2020 dan dirawat intensif namun tidak tertolong,” kata Halik

IDI berduka atas kabar tersebut. Menurut Halik, Dokter Adnan meninggal di usia yang cukup muda.

“Dokter Adnan meninggal karena Covid-19 di usia yang tergolong muda dan masih sangat produktif, beliau adalah dokter yang potensial, aktif di berbagai bidang dan berdedikasi tinggi,” tuturnya.

Atas meninggalnya dokter Adnan, Halik menyebut total dokter IDI yang meninggal dikarenakan Covid-19 berjumlah 78. “78 dokter,” kata Halik.

Adnan Ibrahim juga dikenal sebagai pendiri dari Sekolah Islam Terpadu Al Fatih. Ia diketahui juga sebagai dokter di Balai Besar Kesehatan Paru Makassar.

“Sejawat kami Dr. dr. Adnan Ibrahim SpPD, ketua angkatan FK UGM 91, Ketua Senat FK UGM 96, Sekjen ISMKI 95-97, ketua Kagama Makassar, pendiri SIT Al Fatih, Dokter RS Pelamonia dan dokter di Balai Besar Kesehatan Paru Makassar,” jelas Halik.

Halik tak berkomentar mengenai dari mana dokter Adnan terinfeksi Covid-19. Apakah dari pasiennya, berhubung yang bersangkutan merupakan dokter spesial penyakit dalam atau terinfeksi dari luar.

back-to-top