Senin, 21 Sep 2020 | WIB

HUT Ke 16 KPK, Peringati Dengan Tidak Membuat Gaduh

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 31 Desember 2019, 20:51 WIB
MCMNEWS.ID | SYUKURAN HUT KE-16 KPK : Ketua KPK Firli Bahuri(kedua kiri) didampingi dua wakilnya,Nurul Ghufron(kiri) dan Lili Pintauli Siregar(kedua kanan) serta Plh Juru Bicara KPK All Fikri memberikan keterangan kepada wartawan usai acara syukuran ulang tahun ke-16 KPK di Gedung Putih,Jakarta,Senin (30/12).

MCMNEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperingati ulang tahun yang ke-16 hari ini. Pada usia remaja ini, KPK sudah memasuki jilid kelima dan baru saja berganti nahkoda dari Agus Rahardjo cs menjadi Firli Bahuri cs. 

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan KPK merupakan garda terdepan, tumpuan, dan harapan Rakyat Indonesia dalam upaya pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan dalam pasal 6 UU Nomor 19 tahun 2019. Karena itu, ia meminta maaf apabila KPK belum dapat maksimal dalam melakukan pemberantasan korupsi.

Bahwasanya selama 16 tahun KPK telah melengkapi pengabdiannya dalam upaya pemberantasan korupsi dengan segala peluang dan tantangan yang ada. Waktu tersebut bukanlah waktu yang singkat akan tetapi bukan pula waktu yang panjang namun segala sesuatunya terasa penuh makna, karena perjuangan dan prestasi bersama seluruh rekan-rekan pegawai Komisi Pemberantasan korupsi, hal tersebut dituturkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada media secara eksklusif  ” memaknai 16 Tahun KPK “,minggu 29 Desember 2019 di Jakarta.

Lebih lanjut, ketua KPK Firli Bahuri menuturkan bahwa raihan hasil pemberantasan korupsi yang ditandai dengan tidak sedikit para koruptor yang diseret ke meja hijau dari kelas teri  sampai dengan kelas kakap yang berorientasi kepada penyelematan keuangan negara, menjadi satu parameter bahwa apa yang dicapai hari ini tentu merupakan andil para pemimpin KPK pendahulu dan segenap pegawai KPK.

Namun kiranya harus diakui bahwasanya masih banyak yang harus dilakukan terutama sinergitas dengan para aparat penegak hukum lainnya sehingga pemberantasan berhasil guna dan berdaya guna sebagaimana tujuan dibentuknya Komisi pemberantasan Korupsi, Imbuh Ketua KPK Firli Baruri.

Adapun untuk membangun kekuatan serta memfokuskan pikiran dan tenaga dengan tetap memelihara passion, energy dan semangat pengabdian demi kecintaan kepada KPK serta Negara yang sama-sama kita cintai bersama. Memang terasa begitu banyak persoalan yang harus dihadapi, dikelola secara paralel dengan berbagai permasalahan datang silih berganti secara terus menerus tanpa henti.

Firli menilai, upaya pemberantasan korupsi memang tidak mudah. Banyak persoalan yang terus datang dan harus dihadapi.

Ia pun mengibaratkan ada sebuah kapal besar yang sedang mengarungi samudra, yakni kapal NKRI dan KPK termasuk di dalamnya. Untuk itu, KPK harus dapat memastikan dia bisa selamat sampai tujuan.

“Semua penumpang harus dapat mengambil dan memainkan perannya sesuai dengan tugas pokok serta fungsinya masing-masing,” tambahnya.

Hal yang penting lainnya, lanjut Firli, diharapkan awak dan penumpang kapal tidak membuat kegaduhan. Dengan demikian, kapal besar tadi siap mengarungi samudera, menerobos ombak, dan gelombang serta badai.

“Mesin sudah terpasang, kayuh sudah disiapkan, kompas tujuan arah sudah ditentukan maka selanjutnya mari bersama menuju tujuan indonesia yg sejahtera, Indonesia yang cerdas serta Indonesia yang adil bagi semuanya anak bangsa,” ucapnya.

Ia melanjutkan, waktu 16 tahun pengabdian KPK jika diibaratkan jalan panjang, jalan itu terbentang seakan tak berujung. Kalau ibarat lautan, sangat luas tanpa batas. Namun, Firli menegaskan akan tetap melalui berbagai tantangan untuk memberantas korupsi di Tanah Air.

Firli juga meyakini, setiap jalan memiliki ujung. Sehingga, dia yakin setiap masalah pasti ada solusi.

“Yang terpenting adalah kita harus katakan pada masalah bahwa kita memiliki Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa, dan kiranya kita juga meyakini bahwa masalah tidak akan pernah membunuh kita tapi justru akan membuat kita menjadi lebih kuat,” tukas dia.

Kemudian, Firli meminta maaf kepada masyarakat bila KPK selama 16 tahun berdiri belum maksimal dalam memberantas korupsi. Dia bersama pimpinan KPK lainnya berjanji akan berupaya melanjutkan agenda-agenda pemberantasan korupsi untuk menjaga pembangunan pertumbuhan ekonomi, iklim usaha, dan keyakinan investor. Dia juga mengajak semua masyarakat ikut menjaga bangsa dan negara.

“Mari kita bersama-sama mengambil peran aktif sebagai anak bangsa untuk ikut memberantas korupsi sesuai dengan kapasitas, tataran hak, kewajiban, kemampuan, dan kewenangan, agar Indonesia terbebas dari masalah korupsi,” tuntas Firli.

back-to-top