Detail

Hari Bela Negara, Prabowo Subianto Mengajak Masyarakat Gotong Royong Jaga Keutuhan NKRI

Saturday, 19 December, 2020, 20:54 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Tanggal 19 Desember diperingati sebagai Hari Bela Negara setiap tahunnya.

Dalam momentum Hari Bela Negara yang ke-72 kali ini, Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak seluruh elemen rakyat Indonesia untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan NKRI.

“Mengenang kembali pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa, sekaligus untuk menguatkan kembali keyakinan kita akan pentingnya persatuan dan kesatuan, semangat pantang menyerah, kebersamaan dan gotong royong untuk mempertahankan serta menjaga keutuhan NKRI,” kata Prabowo Subianto, dalam Sambutan peringatan Hari Bela Negara, Sabtu, (19/12/2020).

Prabowo mengatakan, konstitusi mengamanatkan bahwa Bela Negara menjadi hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Hal tersebut berdasarkan Undang Undang Dasar Tahun 1945, Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1).

Menurutnya, semua anak bangsa harus tergerak dan bergerak untuk bela negara sesuai dengan ladang pengabdiannya masing-masing.

Panggilan untuk bela negara bisa dilakukan oleh seorang petani, guru, prajurit TNI, dokter, bidan, tenaga kesehatan, buruh, profesional, Pegawai Negeri Sipil, pedagang, dan profesi lainnya. bela negara bisa dilakukan melalui pengabdian profesi, di berbagai bidang kehidupan masing-masing.

“Begitu pula dengan perang terhadap kejahatan narkotika, adalah tindakan nyata untuk menyelamatkan generasi muda penerus masa depan bangsa. Apa yang dilakukan oleh para petani, guru, prajurit TNI, Dokter, Bidan, tenaga kesehatan dan profesi lainnya adalah wujud nyata kecintaan kepada tanah air,” tutur Prabowo.

“Oleh karena itu, tugas kita semua memastikan agar api semangat mereka terus menerus menyala dan bisa diwariskan kepada generasi yang akan datang,” tambahnya.

Prabowo Subianto pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.

“Oleh karenanya, kesadaran setiap warga negara yang diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara merupakan soft power bangsa, bahkan akan memberikan detterence effect bagi negara lain yang ingin mencoba mengganggu kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa,” ungkapnya.

“Di sisi lain, kesadaran bela negara juga menjadi modal sosial bangsa untuk membangun jati diri bangsa yang memiliki skill, knowledge dan attitude yang baik sebagai suatu karateristik sumber daya manusia unggul yang diperlukan di era Revolusi Industri 4.0 menjadi bangsa yang maju, berkepribadian dan berkebudayaan yang sejajar dengan negara maju lainnya.” pungkas Prabowo