Jumat, 25 Sep 2020 | WIB

Fraksi Gerindra Usul Agar Bansos Sembako Diganti Uang Tunai

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 19 Mei 2020, 5:36 WIB
MCMNEWS.ID | Wakil Ketua MPR sekaligus Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani. (Dok : Istimewa)

MCMNEWS.ID – Skema bantuan sosial berupa sembako menjadi program Pemerintah yang diberikan untuk warga terdampak pandemi Corona Covid-19. Namun, skema ini diusulkan sebaiknya diganti dengan bantuan langsung uang tunai karena dinilai lebih bermanfaat.

Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan demikian karena uang tunai sangat diperlukan warga ekonomi menengah ke bawah. Menurutnya, hal ini sudah disuarakan Fraksi Gerindra di DPR.

“Fraksi Gerinda mengusulkan sembako digantikan dengan uang tunai,” ungkap Ahmad Muzani dalam siaran tertulis pada Senin (18/5).

Menurut dia, uang tunai adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya kalangan prasejahtera.

Muzani bilang dengan uang tunai maka warga bisa membelanjakan kebutuhan penting seperti makanan dan kebutuhan lainnya.

“Jika mereka bisa menghemat jumlah uang tunai yang diterima tentu saja kebutuhan kebutuhan yang lain sebagian bisa tertutup,” tutur Muzani.

Kata dia, penyaluran uang tunai juga punya manfaat lain yaitu berdampak positif terhadap perekonomian di daerah. Sebab, perekonomian di daerah akan berputar karena daya beli masyarakat yang saat ini menurun bisa terbantu.

“Sehingga roda perputaran ekonomi bisa meningkatkan, daya beli juga bisa meningkat,” lanjut Muzani yang juga Wakil Ketua MPR itu.

Kemudian, ia membandingkan jika bansos yang diberikan berupa sembako. Ia menilai skema ini hanya jadi ajang pemodal besar untuk dapat keuntungan di tengah pandemi.

Dia menyampaikan alasan tersebut karena skema sembako mesti melalui proses pengadaan tender. Begitupun prosesnya yang bersaing dan dimenangkan oleh para kontraktor besar. Bagi Muzani, penyaluran sembako juga membuat perputaran uang di masyarakat mengecil.

“Efek ekonominya kecil karena perputaran uang itu hanya pada segelintir orang. Sembako juga hanya menutupi kebutuhan pangan,” jelas Muzani.

Maka itu, ia berharap usulan Gerindra bisa direspons oleh pemerintah. Dia meyakini pemerintah Jokowi bisa menerapkan program bantuan uang tunai. Namun, dalam program ini juga perlu perbaikan dalam data penerima bantuan.

“Termasuk perbaikan data penerima bantuan uang tunai. Semoga pemerintah bisa mengelaborasi pandangan ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, paket bantuan dari pemerintah kepada warga terdampak Corona adalah berupa sembako. Isi paket sembako itu terdiri dari beberapa komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, mie instant, dan lainnya dengan senilai Rp600 ribu per keluarga.

back-to-top