Selasa, 29 Sep 2020 | WIB

Formula E Enggak Mungkin Batal Meski Dilarang Pakai Area Monas, Pemprov DKI dan FIA Mulai Cari Lokasi Baru

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 07 Februari 2020, 1:49 WIB
MCMNEWS.ID | Formula E dilarang di area Monas, warganet di berkomentar (Twitter/@FIAFormulaE)

MCMNEWS.ID –  Rencana balapan Formula E Jakarta masuk Monas sudah ditolak Setneg. Kalau di negara lain, ba­la­pan­nya tak melulu di jalan raya kok. Di bandara juga bisa!

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) sudah menolak kawasan Monas, Jakarta Pusat, untuk dijadikan sebagai bagian dari sirkuit Formula E Jakarta.

Kemensetneg tak setuju jika sirkuit balapan Formula E itu nanti sampai masuk ke area Monas. Menurut Sekretaris Mensesneg Setya Utama, ada berbagai pertimbangan salah satunya soal cagar budaya.

Rencana Pemprov DKI Jakarta menjadi tuan rumah ajang balap mobil Formula E tidak akan batal.

Kompetisi itu akan tetap diadakan meskipun Komisi Pengarah (Komrah) Pembangunan Kawasan Medan Merdeka tidak mengizinkan Pemprov DKI menggunakan lahan Monas sebagai Formula E bulan Juni depan.

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, mengatakan, acara itu tidak akan batal karena Gubernur Anies Baswedan sudah menyetorkan uang kepada Federation Internationale de l’Automobile selaku pencetus Formula E. Jumlahnya, Rp 360 miliar untuk commitment fee dan Rp 934 miliar untuk biaya penyelenggaraan.

“Prinsipnya Formula E enggak bisa dibatalkan karena kita sudah kasih plan A plan B yang sudah disetor ke organisasinya itu (FIA),” ujar Pandapotan saat dihubungi Kamis (6/2/2020).

Kini PT Jakarta Pro­per­tin­do (JakPro) mulai menggelar rapat internal guna menyusun rencana baru Formula E 2020 di Jakarta, secara khusus terkait dengan sirkuit alternatif.

Formula E adalah ajang balapan yang menggunakan mesin bertenaga listrik dan ramah lingkungan. Tapi, walau menggunakan mesin listrik, kecepatannya tidak kalah ngebut. Mobil Formula E generasi terbaru bisa melaju hingga 280 km/jam.

Musim 2019/2020, Formula E digelar di 12 negara. Indonesia jadi tuan rumahnya pada tanggal 6 Juni 2020 nanti.

Menariknya, jalan raya yang menjadi trek untuk Formula E tak melulu harus jalan raya. Formula E ada di sini untuk mengejutkan sistem. Seri balapan paling kompetitif, sukar ditebak, akan datang ke jalanan terdekatmu, demikian deskripsi www.fiaformulae.com.

Artinya, ada beberapa negara yang punya trek menarik nan berbeda. Dilansir detikSport dari berbagai sumber, salah satunya adalah di Berlin, Jerman. Formula E Berlin ePrix 2020 berlangsung di Berlin Tempelhof Airport. Ya sesuai namanya, arena balapnya adalah bandara!

Tapi tunggu, Berlin Tempelhof Airport sudah tidak lagi digunakan sebagai bandara kok. Tahun 2008, bandaranya tutup karena ada pembangunan bandara baru.

Menariknya, bangunan bandaranya tidak dihancurkan. Arena runway digunakan untuk ajang balap-balapan, termasuk untuk si Formula E sejak musim 2016/2017.

Total trek di sana mencapai 2.375 km. Ada 17 tikungan yang sangat menantang! “Ini adalah sirkuit Formula E yang sangat menantang. Banyak tikungan yang menyulitkan dan menyalip di sini tidaklah mudah. Kesalahan kecil di sini bisa fatal,” kata pebalab Formula E asal Jerman, Nick Heidfeld.

“Sungguh tidak ada ruang untuk sekecil kesalahan di Berlin Tempelhof Airport. Pebalap harus pintar mem­pe­la­ja­ri Berlin Tempelhof Airport,” lanjutnya. 

Setelah Formula E Jakarta tak boleh digelar di kawasan Monas, menurutmu asyiknya digelar di mana?

back-to-top