Detail

Biayai PPKM Darurat, Pemerintah Tambah Anggaran Total Rp 72,4 T Untuk Bansos dan Dana Kesehatan

Saturday, 17 July, 2021, 22:35 WIB
Penulis: Ginan

MCMNEWS.ID   –  Pemerintah akan menambah anggaran untuk bantuan kepada masyarakat selama masa pandemi Covid-19 senilai total Rp 72,4 triliun untuk penanganan Covid-19. Senilai Rp 39,19 triliun untuk bantuan sosial dan Rp 33,21 triliun untuk anggaran kesehatan hingga akhir 2021 nanti.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat, Sabtu (17/7/2021).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pelaksanaan PPKM ini memberi dampak cukup besar akibat penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Pusat perbelanjaan harus tutup, aktivitas kerja karyawan pabrik pun harus dikurangi untuk memastikan protokol kesehatan bisa berjalan, restoran dan tempat makan pun hanya bisa menerima makan di rumah atau take away.

Hal ini tentu berpengaruh terhadap usaha atau pendapatan harian, terutama para pedagang kecil. Sebagai upaya meringankan beban masyarakat kecil, pemerintah akan memberikan tambahan anggaran bantuan sosial tambahan sebesar Rp 39,19 triliun untuk masyarakat.

Bantuan sosial tambahan ini antara lain terdiri dari:

1. Beras Bulog 10 kilogram untuk 18,9 juta penerima;

2. Bansos untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM);

3. Sembako untuk 18,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM);

4. Bansos untuk 5,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) daerah;

5. Kartu Prakerja tambah Rp 10 triliun

6. Subsidi listrik untuk pengguna 450 VA dan 900 VA diperpanjang tiga bulan sampai Desember 2021;

7. Subsidi internet untuk siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

Selain itu, pemerintah juga menganggarkan peningkatan dana untuk kesehatan senilai Rp 33,21 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk beberapa hal sebagai berikut:

1. Perawatan pasien di rumah sakit;

2. Penambahan insentif tenaga kesehatan;

3. Insentif tenaga vaksinasi;

4. Pembangunan rumah sakit lapangan;

5. Pengadaan oksigen

6. Dua juta obat gratis bagi pasien OTG dan gejala ringan yang isoman

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan, Sri Mulyani menguraikan tambahan bansos tersebut. Program keluarga harapan (PKH) akan diberikan kepada 10 juta keluarga. “Jika rata-rata anggota keluarga adalah 4 orang, berarti 40 juta orang selama 12 bulan,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan soal pemberian kartu sembako kepada 18,8 juta keluarga. Rinciannya, 10 juta keluarga yang menerima PKH, ditambah 8,8 juta keluarga selain penerima PKH. Setiap keluarga nantinya akan diberikan Rp 200.000 per bulan selama 12 bulan, dari Januari hingga Desember.