Detail

Berikut Spesifikasi Kapal Perang Canggih Frigate Arrowhead 140 yang Diboyong Prabowo dari Inggris

Sabtu, 18 September, 2021, 18:44 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – PT PAL Indonesia (Persero) resmi menandatangani Licence Agreement dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain Arrowhead 140 untuk Pengadaan dua unit Kapal Frigate Kementerian Pertahanan RI.

Penandatanganan dilaksanakan oleh CEO PT PAL Indonesia (Persero), Kaharuddin Djenod dan CEO Rosyth Royal Dockyard Ltd MR. David Lockwood yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto di London, Inggris, pada 16 September 2021 lalu.

Dilansir dari situs resmi PT PAL Indonesia (Persero), alasan PAL memilih Babcock sebagai penyedia desain Kapal Frigate karena setelah sebelumnya mempertimbangkan portofolio dan track record Babcock sebagai penyedia naval technology yang modern.

Adapun sebelumnya PAL dan Babcock telah melaksanakan penandatanganan Confidentiality Agreement pada tanggal 30 Januari 2021. Selanjutnya kedua belah pihak melaksanakan pembahasan secara rinci terkait dengan rencana kerjasama dan lingkup pekerjaan masing-masing.

Dengan ditandatanganinya Licence Agreement antara PT PAL Indonesia dengan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) sebagai Penyedia Desain, akan menambah kesiapan PT PAL Indonesia pada tahapan pengerjaan dua unit Kapal Frigate sehingga kedepannya dapat menambah prestasi dalam negeri pada kemandirian produksi Alutsista untuk Indonesia.

Dikutip dari Naval-technology.com Kapal Frigat Arrowhead 140 tersebut akan mengusung Main Engine dengan spesifikasi 4 x 9100 kW. Pasokan tenaga tersebut mampu memacu kapal dengan maximum speed sampai dengan 28 knot dengan kondisi MCR (full boad). Endurance pada 18 knot sebesar 9.000 NM.

Kapal Frigate nantinya juga akan dilengkapi dengan Diesel Generator 4×1360 kW dan emergency D/G 1X180 kW. Untuk kemudahan manuver, kapal ini dilengkapi dengan Bow Thruster sebesar 925 kW.

Kapal Frigat Arrowhead 140 memiliki spesifikasi panjang 138,7 meter dengan berat mencapai 5700 Ton. Fregat dirancang untuk membawa lebih dari 160 orang, kapal dapat beroperasi dengan awak minimal 100 orang.

Dek penerbangan belakang yang besar dapat menampung helikopter dan kendaraan udara tak berawak. Dek Frigate dapat mendukung pengoperasian pesawat dengan berat lepas landas maksimum hingga 15 ton. Hanggar di kapal frigat akan memiliki kapasitas untuk menampung helikopter angkatan laut, sistem tak berawak dan pesawat ringan.

Selain itu, Dek Frigate atas juga dilengkapi dengan tunggangan meriam untuk menampung meriam kaliber kecil 40mm hingga meriam kaliber menengah 5in (127mm). Area dek yang besar dapat menampung delapan senjata berpemandu permukaan-ke-permukaan yang diluncurkan tabung (SSGW). Ini juga dapat mengakomodasi sistem peluncuran vertikal (VLS) Mk41 dengan hingga 32 tabung panjang variabel.

Kapal frigate juga akan dilengkapi dengan rudal sebagai bentuk sistem pertahanan udara, spesifikasinya yakni peluncur rudal vertikal jarak sedang (Vertical launcher missile surface to air medium range) 3×8 cells, peluncur rudal vertikal ke udara dengan jarak jauh (Vertical launcher Missile Suraface to Air Long range) 4×8 cells, dan peluncur rudal vertikal ke permukaan dengan jarak jauh (Vertical launcher missile surface to surface long range) 2×8 cells yang mana akan dilakukan proses pemasangan dengan sistem Fit For But Not With (FFBNW).