Selasa, 22 Sep 2020 | WIB

Menilik Pahala Puasa Arafah di Bulan Dzulhijjah yang Bertabur Keberkahan

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 29 Juli 2020, 23:05 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok: Ilustrasi)

MCMNEWS.ID –     Puasa adalah ibadah yang paling besar pahalanya, karena setiap ibadah yang dikerjakan oleh manusia seperti sholat, zakat, dan lainnya itu untuk dirinya, kecuali berpuasa. 

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Allah ‘azza wa jalla berfirman: Setiap amalan manusia itu bagi dirinya, kecuali puasa. Karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalas pahalanya” (HR. Bukhari no. 1904 , Muslim no. 1151).

Setiap menjelang Idul Adha, umat muslim dianjurkan melakukan puasa Arafah di tanggal 9 Dzulhijjah atau satu hari sebelum Salat Id.

Hukum dari puasa sunnah ini adalah sunnah muakad yang artinya sangat dianjurkan.

Pahala yang utama dan istimewa dari melaksanakan puasa Arafah ialah mendapat berkah pengampunan atas dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Tentu saja pahala ini adalah ganjaran yang luar biasa dan membuktikan bahwa Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Sesuai dengan hadits berikut ini:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim).

Mayoritas ulama bersepakat dosa yang dapat dihapus Puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil.

Meski begitu puasa Arafah menjadi utama bagi umat Islam karena merupakan sunnah Rasulullah.

Tentunya keistimewaan ini jangan sampai dilewatkan oleh setiap umat muslim karena bisa dijadikan sebagai investasi untuk mengurangi dosa-dosa yang pernah kita lakukan setahun lalu dan setahun yang akan datang.

Dalam suatu hadis juga disebutkan bahwa Allah SWT akan membanggakan hamba-Nya yang sedang berkumpul beribadah di Arafah, tempat di hadapan para malaikat. Oleh karena itu, kaum muslimin yang tidak sedang berwukuf di Arafah pun disyariatkan beribadah sebagai gantinya berpuasa satu hari saat kaum muslimin yang berhaji berwukuf di Arafah.

Keutamaan serta pahala yang dijanjikan Allah SWT bagi hamba-Nya yang melaksanakam puasa Arafah akhirnya memotivasi umat muslim di seluruh dunia untuk melaksanakannya.

back-to-top