Detail

Cara Ampuh Memulihkan Gejala Anosmia Pasca Terpapar Virus Covid-19

Senin, 9 Agustus, 2021, 17:44 WIB
Penulis: MCMNEWS.ID

MCMNEWS.ID – Anosmia atau kehilangan penciuman adalah salah satu gejala yang dialami pasien Covid-19, bahkan setelah sembuh dari penyakit ini. Terapi fisik pada hidung dapat membantu memulihkan indera penciuman yang tidak bisa mencium bau karena infeksi virus corona.

Banyak laporan oleh pasien Covid-19 tentang Kehilangan bau dan rasa, kemudian para komunitas medis telah menetapkannya sebagai salah satu gejala khas dari infeksi virus corona SARS-CoV-2.

Untuk membantu pemulihan kondisi ini, psikolog klinis Julie Walsh-Messinger menyarakan agar pasien melakukan latihan penciuman. Misalnya saja mencium bau yang sama secara berulang, yang diklaim dapat melatih kembali kemampuan tubuh mengidentifikasi bau.

Selain dapat diatasi secara medis, anosmia ternyata juga bisa dihilangkan dengan beberapa cara. Berikut cara membantu memulihkan anosmia yang dilansir dari laman Healthline, Senin (9/8/2021) :

1.Latih Indera Penciuman

Dalam latihan ini, pasien diminta untuk mencium serangkaian empat aroma yang kuat. Tak perlu susah mencari aromanya, cukup temukan aroma kuat yang ada di rumah. Atau, Anda juga bisa menggunakan minyak esensial.

Setiap aroma dihirup dengan lembut selama 20 detik. Lakukan cara tersebut sebanyak tiga kali dalam sehari selama enam pekan.

“Komitmen jangka panjang diperlukan untuk menemukan peningkatan,” ujar ahli THT, Nicole Aaronson.

Untuk latihan penciuman, Aaronson merekomendasi beberapa aroma seperti: bubuk kopi, bunga mawar, jeruk, kayu putih, vanila, cengkeh, daun mint.

Selama latihan, Anda mungkin saja mencium aroma aneh yang tak sesuai, seperti bau busuk kotoran. Kondisi ini dikenal sebagai parosmia. Parosmia bisa berlangsung selama beberapa minggu atau lebih, namun umumnya bersifat sementara.

2.Minyak Jarak (Castor Oil)

Ahli naturopati, Sandra El Hajj merekomendasikan penggunaan minyak jarang untuk mengatasi anosmia.

“Secara alami, minyak jarak telah lama digunakan untuk mengembalikan kemampuan mencium bau yang hilang, karena komponen aktifnya, asam risinoleat,” jelas El Hajj.

Asam risinoleat diketahui dapat membantu melawan infeksi, mengurangi pembengkakan, dan peradangan di saluran hidung. Berikut cara menggunakan minyak jarak untuk mengatasi anosmia: 1). Panaskah minyak jarak di atas kompor. Pastikan hangat dan tidak panas. 2). Berikan dua tetes minyak di setiap lubang hidung dua kali dalam sehari, saat bangun tidur dan sebelum tidur.

3.Jahe

Jahe memiliki aroma khas yang membuatnya bisa digunakan untuk latihan penciuman. Anda dapat menggunakan bubuk jahe untuk masalah ini.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk meminum air jahe. Hajj mengatakan, minum air jahe dapat meredakan peradangan pada saluran hidung, sekaligus mengurangi pembentukan lendir berlebih yang menyumbat saluran hidung dan menyebabkan hilangnya penciuman.

4.Irigasi dengan Air Garam

Jika Anda mengalami anosmia karena alergi atau hidung tersumbat, cuci saluran hidung dengan air garam dapat membantu. Cairan ini membantu mengeluarkan alergen dan lendir dari rongga hidung.

Berikut caranya:
1). Tuangkan 250 ml air matang ke dalam wadah bersih.
2). Masukkan 1 sdt garam dan 1 sdt baking soda ke dalam air.
3). Masukkan campuran tersebut ke dalam botol semprot.
4). Dorong kepala ke belakang, semprotkan larutan ke salah satu lubang hidung, arahkan ke bagian belakang kepala, bukan bagian atas kepala.
5). Biarkan larutan mengalir dan keluar dari lubang hidung yang lain. Ulangi beberapa kali dalam sehari.

Laporan: Irfan Kurniawan