Jumat, 10 Jul 2020 | WIB

Hasil Otopsi : Kematian Lina Jubaedah Bukan Karena Kekerasan

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 31 Januari 2020, 23:37 WIB
MCMNEWS.ID | Konferensi Pers Polda Jawa Barat Umumkan Hasil Otopsi Jenazah Lina Jubaedah. Jumat (31/01)

MCMNEWS.ID – Meninggalnya Lina Jubaedah, mantan istri Sule yang juga ibu kandung Rizky Febian, yang secara mendadak pada 4 Januari 2020 menimbulkan kecurigaan bagi sejumlah kalangan termasuk keluarga.

Hal itu picu anak kandung Lina Jubaedah, Rizky Febian, melaporkan kematian ibundanya ke Polrestabes Bandung pada 6 Januari 2020.

Pada Jumat 31 Januari 2020, Hasil autopsi jenazah mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah telah diumumkan polisi. Hasilnya, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Lina.

Polisi menyatakan kematian Lina Jubaedah bukan karena dugaan pembunuhan seperti yang di laporkan.

Berdasarkan hasil otopsi dan pemeriksaan saksi-saksi, dapat disimpulkan Lina meninggal karena penyakit. Diketahui, Lina memiliki riwayat penyakit hipertensi akut dan luka pada lambung.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Jumat (31/1/2020).

“Sebagai kesimpulan, setelah dilakukan pemeriksaan autopsi dan lab forensik, dapat dijelaskan bahwa kematian lina jubaedah bukan karena adanya kekerasan, maupun racun di dalam tubuh saudari lina, akan tetapi akibat penyakit,” ucap Erlangga.

Lebih lanjut, Erlangga mengungkapkan, tim penyidik menemukan penyakit hipertensi atau darah tinggi akut, berdasarkan hasil pemeriksaan pada organ dalam Lina Jubaedah.

Selain hipertensi akut, tim forensik juga menemukan penyakit lainnya yang ada dalam tubuh Lina Jubaedah. Diantaranya, luka pada lambung dan adanya penyakit batu empedu.

“Yaitu adanya gambaran penyakit hipertensi yang kronis, dan luka dari selaput lambung, adanya batu pada saluran empedu,” pungkas Erlangga.

back-to-top