Detail

Catat, Berikut Manfaat Kafein Bagi Tubuh Manusia

Senin, 20 September, 2021, 13:29 WIB
Penulis: Irfan

MCMNEWS.ID – Berbicara Kafein, bagi sebagian penikmat kopi atau yang bukan, mereka pasti ingin mengambil manfaat dari kafein yang terkandung pada kopi, untuk memaksimalkan kinerja hariannya, atau sekadar untuk terjaga mengoptimalkan tubuh di berbagai aktifitas.

Tetapi, kebanyakan orang mengetahui kafein hanya terkandung pada kopi saja, sebenarnya kafein juga terkandung di beberapa bahan makanan dan minuman. Salah satunya minuman bersoda seperti teh, cokelat, es krim, kuaci bunga matahari dan beberapa pil diet dan pil pereda nyeri juga mengandung kafein. 

Namun, apakah kalian tahu? Kafein ternyata bisa meredakan sakit kepala dan anehnya lagi bisa sebalikya, yaitu memicu sakit kepala apabila dikonsumsi berlebihan. Bagaimana 2 hal bertentangan itu bisa terjadi?

Sakit kepala khususnya migrain biasanya disebabkan pembesaran pembuluh darah di sekitar otak, yang meningkatkan jumlah aliran darah ke otak. Perubahan aliran darah tersebut memicu sejumlah mekanisme rumit di otak yang dapat menyebabkan sakit kepala.

Dilansir dari Insider, Senin (20/9/2021), kafein memiliki sifat vasokonstriksi, yakni menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke otak.

Sehingga kafein dapat mempersempit pembuluh darah, mengurangi aliran darah ke otak dan akhirnya dapat membantu meredakan nyeri migrain.

Sebuah studi yakni Human Brain Mapping Journal yang terbit pada tahun 2009, menemukan bahwa kafein mengurangi aliran darah otak yaitu suplai darah ke otak sekitar 27 persen sehingga membantu menghentikan seseorang mengembangkan migrain serta menghilangkan rasa sakit setelah terkena migrain.

Adapun sebuah studi yang terbit di Journal of Headache Pain pada 2016 menemukan bahwa ketika pasien migrain berhenti minum kafein – sebelumnya selalu minum kafein setiap hari – maka obat yang disebut triptan untuk mengatasi migrain lebih efektif.

Kemudian, Menurut American Migraine Foundation, manfaat kafein membantu sakit kepala atau migrain ini tergantung pada seberapa sering Anda mengonsumsinya.

Jika Anda mengalami migrain episodik yakni hingga 14 kali sakit per bulan, kafein dapat membantu, tetapi hanya jika Anda membatasinya tidak lebih dari 200 mg sehari.

Tetapi bila sakit kepala muncul setiap hari, artinya Anda harus menghindari kafein sepenuhnya.

Amy Stephens, Pakar Diet berlisensi, menyarankan Anda meminum kafein tak lebih dari 400 mg atau sekitar dua sampai empat cangkir kopi per hari. Tetapi ini bisa tergantung berapa lama penyeduhan dan seberapa kuat kopi yang Anda minum.

Faktanya, minum banyak kafein tidak akan membantu meredakan sakit kepala, terutama bila Anda meningkatkan asupan kafein, tetapi tidak meningkatkan jumlah air yang Anda minum.

Kafein justru dapat memicu sakit kepala secara tidak langsung dengan menyebabkan Anda menjadi lebih dehidrasi.

Namun, Anda lebih mungkin mengalami sakit kepala akibat kafein jika Anda terlalu sering meminumnya, karena zat ini dapat menyebabkan ketergantungan.

Seandainya Anda tiba-tiba menghentikan atau mengurangi asupan kafein setelah mengonsumsinya secara teratur misalnya lebih dari 200 mg per hari selama lebih dari 2 minggu, Anda mungkin merasakan gejala penarikan kafein.

Kafein mempersempit pembuluh darah di sekitar otak Anda, sehingga begitu Anda berhenti mengonsumsinya secara teratur, pembuluh darah akan membesar, kemudian menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam aliran darah ke otak. Inilah yang lalu dapat menyebabkan sakit kepala migrain.

“Jika Anda ingin berhenti dari kafein, jangan berhenti secara tiba-tiba. Kurangi asupan Anda secara bertahap selama beberapa hari. Ini dapat membantu meminimalkan sakit kepala,” kata Stephens.

American Migraine Foundation merekomendasikan Anda mengurangi asupan hingga 25 mg kafein sehari.