Kamis, 1 Okt 2020 | WIB

Ledakan Hebat di Lebanon Akibatkan 73 Orang Tewas, #PrayforLebanon dan #PrayforBeirut Trending di Twitter

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 05 Agustus 2020, 13:22 WIB
MCMNEWS.ID | ISTIMEWA

MCMNEWS.ID  –    Ledakan hebat yang menghancurkan Kota Beirut, Lebanon pada Selasa 4 Agustus 2020 kemarin masih menjadi tanda tanya besar.

Warga maya pun ikut berduka akibat dua ledakan besar terjadi pesisir Beirut, Libanon, pada Selasa (4/8) sekitar pukul 18.00 waktu setempat. 

Informasi sementara yang di ketahui ada sebanyak 73 orang dinyatakan tewas dan lebih dari 4.000 orang terluka akibat ledakan yang terjadi sekitar pukul 18.00 tersebut.

Dikabarkan bahwa ledakan berasal dari sebuah gudang yang menyimpan 2.750 ton amonium nitrat di pelabuhan. Bahan-bahan tersebut lah yang diduga menyebabkan ledakan dahsyat di Beirut.

Tak lama setelah kejadian ledakan, tagar #PrayForLebanon mengaung di media sosial twitter. Para warganet mencurahkan perasaan mereka terkait ledakan besar tersebut.

Hingga pukul 10.38 WIB setidaknya ada 340 ribu tweet yang menggunakan hastag #PrayForLebanon dan lebih dari 20 ribu tweet yang menggunakan hastag #PrayForBeriut.

Namun ada juga yang mengira jika ledakan disebabkan rudal yang punya daya ledak berkekuatan besar. Di antaranya pemilik akun @hasan_kabalci.

“Rudal yang masuk? Tepat sebelum ledakan …,” tulisnya

https://twitter.com/SireneOznur/status/1290750063975837697?s=19

Pasca ledakan terjadi, kondisi di Beirut pun terlihat cukup kacau. Banyak bangunan dan gedung-gedung hancur, puing-puing berserakan di jalanan, dan banyak asap mengepung kota.

Rumah Sakit di sekitar kota juga mengaku kewalahan menangani korban akibat ledakan tersebut. Media lokal juga melaporkan satu rumah sakit telah menyatakan tidak dapat mengambil pasien lagi dan meminta sumbangan darah.

Sebelumnya, Perdana Menteri Libanon Hassan Diab menetapkan Rabu (5/8) sebagai Hari Berkabung Nasional usai dua ledakan besar mengguncang Kota Beirut pada Selasa petang.

back-to-top