Detail

Bali Kembali Dibuka Untuk Wisatawan Mancanegara, DPR: Harus Membuat Ekonomi Masyarakat Kembali Menggeliat

Selasa, 12 Oktober, 2021, 17:20 WIB
Penulis: Ginan

MCMNEWS.ID – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyambut baik rencana pembukaan kembali pariwisata di Bali bagi wisatawan mancanegara pada 14 Oktober 2021 mendatang.

Puan menuturkan, penutupan akses bagi turis asing ke Bali selama pandemi Covid-19 mengakibatkan terhentinya berbagai jenis usaha yang berafiliasi dengan pariwisata. Mulai dari perdagangan besar dan eceran, fasilitas akomodasi, makanan-minuman, industri jasa, transportasi, hingga industri pengolahan.

“Penutupan akses masuk bagi turis asing sekaligus penutupan tempat wisata telah membuat Bali yang menggantungkan perekonomian dari sektor pariwisata, sangat terdampak. Maka rencana dibukanya kembali akses untuk wisman harus membuat ekonomi masyarakat kembali menggeliat,” kata Puan, ditulis Selasa (12/10/2021).

Dikatakan Puan, terhentinya sektor pariwisata membuat ekonomi warga Bali merosot drastis. Oleh karena itu, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI terebut berharap agar pemerintah mengatur sedemikian rupa supaya pembukaan akses untuk turis asing berdampak besar bagi perekonomian masyarakat Bali, bahkan sampai ke level Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Agar UMKM pun kembali bertumbuh, khususnya di sektor pariwisata. Kios-kios di tempat wisata juga kembali hidup. Dengan peningkatan ekonomi rakyat, perekonomian daerah juga akan tumbuh sehingga kesejahteraan akan semakin membaik,” ucapnya.

Puan meyakini, pertumbuhan ekonomi daerah yang baik akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus bahu membahu mempersiapkan dibukanya kembali sektor pariwisata agar Indonesia tak lagi mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi.

“Tak hanya untuk memulihkan sektor pariwisata, tetapi juga untuk membangun optimisme UMKM. Saat sektor-sektor perekonomian kembali bergerak, pada akhirnya rakyat yang akan mendapatkan manfaat,” tutur Puan.

Diketahui, sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengatakan Mulai 14 Oktober 2021 mendatang, Bali mulai dibuka untuk wisatawan asing dan membatasi hanya ada 6 negara yang diperbolehkan masuk ke Bali.

“Ada 6 negara dipertimbangan yaitu China, Korea Selatan, Jepang, UEA, Arab Saudi dan Selandia Baru. Kami juga mengusulkan beberapa negara lain,” ujar Sandiaga kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Saat ini, lanjut Sandiaga, pemerintah terus memperkuat sejumlah persiapan agar pembukaan pintu masuk tidak menyebabkan lonjakan kasus Covid-19. Selain itu, pemerintah juga mendorong kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Sabtu lalu sudah dilakukan simulasi kedatangan penumpang internasional. Kami hadir memantau dan memberi masukan. Dan rencana pembukan 14 Oktober 2021 wisatawan mancanegara yang dipersilakan masuk terus kita perkuat, kita persiapkan SDM kita skill dan vaksin sudah memadai,” jelasnya.