Detail

Mendesak, Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi Harus Segera Rampung

Friday, 20 August, 2021, 9:38 WIB
Penulis: Muh Ari

Anggota Komisi I DPR Rizki Sadig mengakui saat ini regulasi soal platform digital belum cukup mendukung. Padahal, saat pandemi semua kehidupan menggunakan teknologi digital.

“Oleh karena itu harus cepat-cepat menyesuaikan diri, regulasinya masih banyak yang belum mendukung,” katanya dalam diskusi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kemenkominfo, bertemakan “Pemanfaatan TIK Untuk Sosial dan Ekonomi”, Kamis 19 Agustus.

“Undang-undang perlindungan data pribadi sedang dibahas dengan segala macam kepentingan-kepentingan yang sedang kita rumuskan,” katanya lagi.

Tak hanya RUU PDP, ia menyebutkan komisi I DPR dan pemerintah juga masih akan menyempurnakan UU ITE. “Ini semua diarahkan kepada dunia digital yang semakin lama semakin terbuka dan tidak bisa kita bendung, kita sudah akan bersaing dengan dunia luar yang semuanya ada dalam genggaman kita semua,” katanya.

Lebih lanjut dirinya menyatakan bahwa situasi pandemi COVID-19 saat ini membuat banyak orang kreatif bermunculan. Keterbatasan kegiatan tidak membuat sebagian pihak terhenti menumpahkan ide-idenya dalam bentuk bisnis yang berguna bagi orang banyak.

“Situasi di mana interaksi sosialnya berkurang sehingga muncul pedagang baru. Orang-orang yang bergerak di bidang kuliner, bergerak di bidang konveksi dan lain sebagainya,” ujar Rizki Sadig

Rizki Sadig menceritakan, sahabatnya yang yang bergelut di bidang desain produk dan lain sebagainya, dulu kalau ingin mengadakan acara penikahan, khitanan atau acara apapun yang menggunakan undangan harus mencetak, lalu mengirimkan dan menulis undangan ditujukan kepada siapa.

“Tetapi dengan perkembangan saat ini sudah tidak perlu lagi, sudah digital. Jika ada kesalahan bisa diperbaiki sampai betul-betul jadi dan pengiriman pun sudah tidak perlu lagi secara konvensional, tapi sudah bisa menggunakan pengiriman secara digital. Jadi bisa menghemat tenaga, menghemat biaya, menghemat waktu,” jelasnya.