Senin, 30 Nov 2020 | WIB

Diduga Palsukan 22 AJB, Kades Lengkong Kulon Bersama 3 Rekannya Diciduk Polisi

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 10 Juli 2020, 13:00 WIB
MCMNEWS.ID | (Dok: Ilustrasi)

MCMNEWS.ID  –   Diduga memalsukan Akta Jual Beli (AJB) tanah, Kepala Desa (Kades) Lengkong Kulon , Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berinisial MP, ditangkap polisi.

Oknum Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Tangerang, (MP), dibekuk petugas Unit II Harda Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kamis (9/7/2020) kemarin. 

MP yang bertugas di Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan diduga terlibat kasus pemalsuan Akta Jual Beli (AJB) tanah senilai Rp5,5 miliar.

Wakapolres Jakarta Utara, AKBP Aries Fadillah, mengungkapkan, pelaku dalam aksinya menyebutkan dirinya memiliki sebuah tanah hibah milik keluarga (yang sebenarnya fiktif) dan ditawarkan kepada korban (pembeli) BSH yang berdomisili di Sunter.

Dari pengakuan tersangka, uang yang dibayarkan BSH lalu dipakai MP untuk mengurus 22 AJB. Belakangan puluhan AJB itu diduga palsu setelah tiga rekan MP, yakni RW (55), S (53), dan W (58) ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga rekan pelaku ini berprofesi sebagai PNS, staf Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Tanah yang dijanjikan tersebut disampaikan oleh tersangka merupakan tanah hibah dari orang tua sehingga ia merasa memiliki hak untuk menawarkan tanah tersebut. Dalam memperlancar proses jual beli ini tersangka janjikan korban berikut dengan pengurusan dokumen tanah tersebut dari proses AJB sampai penerbitan sertifikat tanah tersebut,” ungkap AKBP Aries Fadillah, Kamis, (9/07/2020).

Menurut Aries, MP merupakan mafia tanah yang memanfaatkan program pemerintah. Yakni, pendaftaran tanah yang dilakukan serentak di wilayah Tangerang.

“Korban mengalami kerugian hingga Rp5,5 miliar,” ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka dijerat pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara.

back-to-top