Detail

Raih Akses Internet Bagi Rakyat Indonesia Adalah Hak yang Diamanatkan UU

Friday, 13 August, 2021, 18:29 WIB
Penulis: Muh Ari

Mendapatkan akses internet menjadi hak masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Dengan demikian menjadi hal yang mutlak bagi pemerintah untuk segera merealisisakan dengan melakukan pembenahan infratruktur digital terutama bagi masyarakat di pelosok.

Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Plt. Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Bambang Gunawan yang menyampaikan bahwa sesuai Pasal 28 (F) UUD 1945 dinyatakan, setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.

“Dan internet sebagai media komunikasi, media pertukaran data, untuk mencari informasi atau data, kemudahan dalam berinformasi dan juga kemudahan dalam berbisnis dan bidang lainnya seperti pemerintahan,” ujarnya  dalam seminar live streaming bertemakan “Pemanfaatan TIK Untuk Sosial dan Bisnis”, Jumat (13/08/2021).

Dalam UU tersebut juga disebukan, setiap orang juga berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Terlebih, lanjut dia, saat ini banyak perusahaan yang menjalankan bisnisnya  dengan menggunakan berbagai  aplikasi atau perangkat (smart industry using internet-of-things) yang mengarah pada  digitalisasi industri.

“Namun edukasi bagi masyarakat juga penting karena pengguna internet yang salah dalam berinternet dengan menebar informasi yang salah.”

“Ada juga ancaman pada penggunaan internet seperti hoaks, disinfondemik, radikalisme, ponografi, bullying dan lain nya. Namun juga digital juga telah mendorong perubahan kebijakan ekonomi dan politik dunia ke depan.  Begitu juga perspektif, sikap ,dan perilaku masyarakat yang akan turut berubah,  seperti konsep bekerja, budaya hidup sehat, aktivitas belanja,” jelasnya lagi.

Dalam diskusi yang sama, Anggota Komisi 1 DPR RI, A. Rizki Sadig menekankan bahwa masyuarakat tak boleh tertinggal dalam mengikuti perkembangan di era digital.

“Masyarakat harus bisa cepat menyesuaikan diri dalam aktivas sehari – hari atau dalam bisnis di perkembangan era digital ini. Jangan menjadi pribadi pribadi yang tidak berkembang terhadap situasi tidak menentu yang akan merugikan diri sendiri,” ujarnya.