Detail

Pilar Saga Ichsan: Kami Sedang Mengupayakan Tangsel Menjadi Kota Layak Anak

Jumat, 21 Mei, 2021, 14:08 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, menyatakan, hinggi kini pihaknya terus berupaya menjadikan Tangsel menjadi Kota Layak Anak.

Demikian dikatakan Pilar, menanggapi kekerasan terhadap anak yang kembali terjadi di Kota Tangsel. Menurutnya, perbuatan keji yang terjadi di kota Cerdas, Modern dan Religius tersebut, disinyalir akan menghambat tercapainya predikat Kota Layak Anak.

“Pertama saya ucapkan terima kasih apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Kapolres beserta jajaran, yang sudah menangkap pelaku, saya mewakili Walikota Tangerang Selatan, pertama-tama
sangat mengutuk kejadian ini,” kata Pilar Saga Ichsan dalam press konference di Polres Tangsel, ditulis Jumat, (21/5/2021).

“Kejadian ini sangatlah tidak layak dan juga sangatlah tidak boleh terjadi di Tangsel. Kami sedang mengupayakan terus Tangsel menjadi kota layak anak,” lanjut Pilar.

Pilar sapaan akrabnya menyatakan, korban kekerasan yang terjadi malam tadi tengah ditangani Kepolisian dan dinas terkait. Pihaknya telah melakukan trauma healing, agar kesehatan fisik dan mental dapat kembali membaik seperti sedia kala.

“Kami dengan Polres tengah melakukan trauma healing. Nanti dari pihak kami dari Dinas Sosial (Dinsos) turun tangan dan juga dari Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memeriksa fisik kesehatan anak itu begitu fisik ataupun kesehatan mentalnya,” tutur Pilar.

“Soal angka kekerasan anak di Tangsel, saya harus berkoordinasi lagi, berapa angka terakhirnya. Nanti Kita sesuaikan dengan Polres ya,” tambahnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tri Purwanto menuturkan, sejak Januari 2021, sedikitnya 50 kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Tangsel.

“Sekitar 50 pastinya. Kasus yang sudah diserahkan ke Kepolisian ada sekitar 20. Lagi berjalan. Banyak juga laporan dari Polda yang dilimpahkan ke P2TP2A , karena masuknya ke wilayah Tangsel,” kata Tri Purwanto.