Detail

Netralitas ASN Menjelang Pilkada, PSI Tangsel: Sebuah Kewajiban Moral

Selasa, 20 Oktober, 2020, 11:00 WIB
Penulis: Andre Pradana

MCMNEWS.ID – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 mendatang, Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan tetap menjaga netralitas.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Alexander Prabu, dalam keterangan tertulisnya, Senin malam, (19/10/2020).

Pria yang disapa Alex itupun menyayangkan banyaknya ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel yang diduga terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.

“ASN itu terikat pada asas netralitas dalam UU ASN. Hal ini pun dipertegas oleh SKB (Surat Keputusan Bersama) nomor 5 tahun 2020 tentang pengawasan netralitas pegawai aparatur sipil negara. Kami dari PSI sangat berharap bahwa ASN bisa menjaga kehormatan jabatannya dengan tidak ikut terlibat dalam kontestasi pilkada dalam bentuk apapun,” kata Alex, ditulis Selasa, (20/10/2020).

“Kewajiban netral tidak datang hanya karena ketentuan tersebut diatur dalam UU, melainkan karena ini pun adalah sebuah kewajiban moral sesuai dengan kode etik dan kode perilaku ASN,” tambahnya.

Alex mengungkapkan, netralitas ASN sejalan dengan komitmen PSI untuk menciptakan budaya politik yang baru.

“Kami di PSI sejak awal berkomitmen, untuk menghadirkan budaya politik yang baru di Indonesia. Dan netralitas ASN ini juga termasuk didalamnya. Maka dari itu, kami akan terus bersuara dan mendorong agar ASN tetap netral.” ungkapnya.

“Kami juga meminta masyarakat agar proaktif dalam mengawasi penegakan aturan ini, dan melaporkan kepada Bawaslu dan KASN bila menemukan ASN yang tidak netral.” tandasnya.

Seperti diketahui, terdapat beberapa ASN di Kota Tangsel yang diduga tersandung kasus ketidaknetralan menjelang pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang. Sebut saja Lurah Benda Baru, Saidun yang melakukan provokasi Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA).

Sebelumnya dua pejabat eselon II Kota Tangsel juga disebut-sebut terlibat sebagai Pembina Wilayah (Binwil) salah satu pasangan calon.

Bahkan yang terbaru, viral sebuah tangkapan layar (screenshoot) yang diduga dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel.

Dalam tangkapan layar tersebut oknum Kepala Dinas tersebut meneruskan pesan berisi file visi misi dan banner salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel.

Kirim Tulisan

Kirimkan tanggapan anda dan komentar anda yang berkaitan dengan keluahan pelayanan publik dan konsumen
Kirimkan suara anda

Tag Popular

#Corona

#Gempa Bumi

#Bencana Alam

#Banjir

#PSBB DKI Jakarta