Minggu, 27 Sep 2020 | WIB

Gubernur Anies Disambut Warga Saat Datangi Lokasi Pengungsi Banjir

Avatar
Penulis: Solihin
Diterbitkan: 03 Januari 2020, 14:32 WIB
MCMNEWS.ID | Gubernur Anies Baswedan Pastikan Logistik di Posko Banjir Rusunawa Rawabuaya Tercukupi. Jumat (3/1).

JAKARTA, MCMNEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir di Rumah Susun Rawa Buaya, Jakarta Barat, Jumat, 3 Januari 2019. Dalam kunjungan itu Anies membagikan tas kepada para anak dan makanan untuk seluruh pengungsi.

Anies Baswedan datang untuk meninjau langsung kebutuhan untuk para pengungsi. Mulai dari dapur umum, tempat bermain anak, hingga ikut membagikan makanan kepada pengungsi.

Dalam kesempatan ini, Anies juga salat Jumat bersama warga dan pengungsi setempat di Masjid Ar-Rayyan.

Kedatangan Anies disambut nyanyian dari anak-anak yang sedang dihibur petugas kesehatan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat di lantai dasar Rusun Rawa Buaya.

“Selamat datang bapak, selamat datang bapak. Selamat datang Bapak Anies,” ucap puluhan anak sambil bernyanyi.

Usai menyapa anak yang menjadi korban pengungsi, Anies juga menemui ibu hamil dan memberikan makanan tambahan kepada mereka.

“Semoga nanti lahirnya lancar ya Bu,” kata Anies saat memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil.

Setelah itu, Anies naik ke lantai dua Rusun Rawa Buaya, untuk melihat tempat penampungan mereka. Di sana Anies melihat para korban banjir hanya tidur beralas tikar di lorong yang biasanya dimanfaatkan untuk berjualan warga.

“Ini yang ditunggu Pak Gubernur, akhirnya datang juga,” kata salah seorang pengungsi. Melihat orang nomor satu di DKI, mendatangi mereka, pengungsi langsung menghampiri Anies dan meminta berfoto bersama.

Seorang penghuni Rusun Rawa Buaya, Herawati, 38 tahun, mengatakan terdapat 1.750 warga korban banjir di sekitar kawasan Rusun Rawa Buaya mengungsi di rusun ini. Mereka berasal dari 750 kepala keluarga.

“Mereka mengungsi di lantai satu sampai empat Rusun Rawa Buaya. Alhamdulillah untuk makan dan minuman untuk pengungsi tercukupi,” ujarnya.(nengris)

back-to-top