Detail

DPR RI: Pandemi Covid-19 Justru Picu Industri Digital Berkembang Pesat

Wednesday, 25 August, 2021, 14:07 WIB
Penulis: Muh Ari

Anggota Komisi I DPR A. Rizki Sadig menyatakan, dalam kurun waktu satu setengah tahun ini Indonesia tengah mengalami masa sulit karena efek dari pandemi COVID-19. Meski demikian, menurutnya pandemi membawa hikmah positif, khususnya dalam bidang teknologi.


“Di balik kesulitan ini atau di masa pandemi COVID-19 ada hikmahnya, yaitu kita dapat meningkatkan keterampilan atau kemampuan diri sendiri di bidang digital ,” ujarnya dalam webinar BAKTI Kominfo yang bertemakan “Pemanfaatan TIK untuk Sosial dan Bisnis”, Selasa (24/08/2021).


Dalam situasi pandemi ini, kata dia, semua pihak secara tak langsung dipaksa untuk beradaptasi dengan keadaan yang ada, di mana interaksi sosial baik di dunia bisnis, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya sudah didominasi oleh pemanfaatan teknologi.


“Maka sudah sewajarnya dan sudah menjadi kewajiban agar tidak ketinggalan zaman, sehingga bisa menyesuaikan diri dan juga kemudian berinteraksi dengan dunia digital seperti ini,” tuturnya.


Rizki Sadig menilai saat ini semua hal yang berhubungan dengan interaksi sosial tak lagi susah. Sebab di tengah pandemi, teknologi digital sudah menjadi rutinitas harian.


“Pemerintah dan Anggota DPR telah mengupayakan secara maksimal untuk memperluas jaringan internet hingga ke pelosok daerah agar tidak ada daerah yang tertinggal pada kemajuan teknologi informasi dan komunikasi,” katanya.
Menurutnya, masyarakat memang dipaksa untuk beradaptasi dengan keadaan termasuk di dunia digital. Interaksi baik sosial, bisnis, pendidikan, hingga kesehatan menjadi digital.


“Hari ini semua ada di dalam genggaman kita, bahwa hari ini segala aktivitas yang berhubungan dengan interaksi sosial itu tidak lagi diperlukan hal yang ribet, tetapi semua tergantung kepada kemauan dari diri kita masing-masing,” katanya.


Ia meminta masyarakat untuk mulai menyesuaikan diri dengan dunia digital. “Sudah sewajarnya dan sudah menjadi kewajiban agar tidak ketinggalan zaman sehingga bisa menyesuaikan diri dan juga kemudian berinteraksi dengan dunia digital seperti ini,” katanya.


Lebih lanjut Rizki Sadig menyampaikan, untuk itu pemerintah bersama DPR telah mengupayakan secara maksimal untuk memperluas jaringan internet hingga ke pelosok daerah agar tidak ada daerah yang tertinggal pada kemajuan tekhnologi informasi dan komunikasi.


“Pemerintah dan masyarakat harus sama-sama bergotong royong untuk mengoptimalkan kemajuan teknologi agar menjadi negara yang cepat berkembang pada perubahan dan kemajuan di era digital,” jelasnya.