Sabtu, 26 Sep 2020 | WIB

Dendam Remaja Ini Tusuk Pemerkosa Ibunya hingga Tewas

MCMNEWS.ID
Penulis: MCMNEWS.ID
Diterbitkan: 21 Desember 2019, 8:28 WIB
MCMNEWS.ID | Pelaku Penusukan | Foto. Dok. Istimewa

MCMNESW.ID | Surabaya – Gara dendam Kusumat seorang remaja asal Pasuruan tega menghabis tetangga dengan menusuk pisau hingga tewas. Aksi sadis yang dilakukan terhadap Yasin Fadilah (49), warga Dusun Kisik, Desa/Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, ini dilakukan Senin pekan lalu (16/12/2019) pukul 11.30 WIB.

Pelakunya tidak lain seorang pelajar bernama Maulud Riyanto (18), masih duduk di bangku kelas XII salah satu SMK di Gempol, Pasuruan. Namun polisi menyebut usia pelaku tidak lagi di bawah umur.

“Harus dipertegas, usianya 18 tahun 6 bulan. Tidak di bawah umur,”dari keterangan Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda di mapolres.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda menjelaskan ada dugaan pemerkosaan korban terhadap ibu pelaku belum bisa dipastikan kebenarannya. Saat peristiwa terjadi, pelaku masih bocah.

Pelaku memang dendam karena mendengar ibunya dulu diperkosa. Tersangka sudah menyiapkan pisau itu sejak sebulan sebelumnya. Tapi dia hanya mendengar, tidak melihat,” Ucapnya

Di hari penusukan pelaku mengamati pergerakan korban dengan sepeda angin yang dipinjam dari temannya. Setelah dia tahu posisi korban, dia pulang mengambil pisau yang disimpan di kamarnya.

“Dia mengecek si korban dulu, muter-muter. Terus dia pulang ambil pisau. Jadi sudah dia siapkan pisau itu,” Jelasnya.

Saat bertemu dengan korban di jalan kampung, pelaku langsung menyerang. Pelaku menusuk perut bagian kiri korban. Pelaku kabur meninggalkan pisau masih tertancap di tubuh korban. Sementara itu, korban berteriak meminta tolong warga. Korban akhirnya meninggal dalam perawatan di rumah sakit.

Polisi pun bergerak cepat mengungkap penusukan. Pelaku diringkus di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Di hadapan polisi, pelaku mengaku dendam kepada korban yang dipendam sejak lama sejak duduk di bangku SD. Saat merasa mampu dan kuat, pelaku ingin membalas dengan cara menusuk korban.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah pisau sepanjang 50 cm, sebuah celana jeans warna biru, kaus singlet warna merah, celana kain warna biru, serta jaket jeans masker.

“Tersangka kami jerat Pasal 340 KUHP, pembunuhan berencana,” tandas Adrian.

Dengan acaman hukuman selama-lamanya 20 tahun

Kontributor : Firman
back-to-top