Rabu, 23 Sep 2020 | WIB

Cegah Sebaran Virus, Ridwan Kamil Minta MUI Pusat Pertimbangkan Fatwa Haram Mudik

Bang Noy
Penulis: Bang Noy
Diterbitkan: 10 April 2020, 12:17 WIB
MCMNEWS.ID | Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar pertemuan dengan 27 ketua MUI se-Jabar via video conference terkait fatwa haram mudik dan persiapan menghadapi bulan Ramadan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (9/4/20). (Foto: Humas Pemprov Jabar)

MCMNEWS.ID –  Majelis Ulama Indonesia atau MUI, diminta mengeluarkan fatwa haram mudik pada musim Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah. Hal itu, untuk memutus mata rantai penularan virus Corona atau COVID-19.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mempertimbangkan fatwa haram mudik agar persebaran COVID-19 tidak meluas termasuk ke Jabar yang merupakan daerah rawan. Ia yakin dengan fatwa haram dan imbauan pemerintah arus mudik dapat ditekan terutama dari wilayah episentrum COVID-19.

Hal tersebut diminta oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam video conference dengan MUI 27 kabupaten kota yang membahas persiapan jelang Ramadhan.

“Saya berharap, MUI mengeluarkan fatwa haram mudik karena biasanya masyarakat lebih menuruti ulama,” ujar Ridwan, Kamis (9/4).

Menurutnya, jika mudik pada 2020 terjadi, penularan COVID-19 semakin tidak terbendung. “Kemungkinan besar, akan bertambah bila tetap memaksakan mudik. Maka, sayangilah keluarga di kampung halaman,” terangnya.

Dengan kondisi itu, Ridwan meminta MUI di tingkat daerah untuk berkoordinasi dengan pusat mempertimbangkan menerbitkan fatwa haram mudik pada Lebaran 1441 Hijriah.

“Mohon kiranya dikoordinasikan ke MUI Pusat. Biasanya, kalau pernyataan dari MUI Jabar, akan lebih mantap, karena satu frekuensi dengan gugus tugas yang melarang mudik,” katanya.

back-to-top