MCMNEWS.ID | Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun. Dok: Parlementaria
MCMNEWS.ID – Pendistribusian BBM bersubsidi lewat pembatasan pembelian menjadi sorotan Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun.
Ia mengingatkan jika nantinya sudah diberlakukan maka sosialisasi harus segera dimasifkan hingga ke tingkat desa.
“Pertamina harus melakukan sosialisasi masif ke daerah, karena pemakai Solar dan Pertalite adalah orang-orang menengah ke bawah. Dan tata cara pendaftaran aplikasi MyPertamina harus juga disosialisasikan, bagaimana cara mengaksesnya,” ujar Rudi, ditulis Jumat, (5/8/2022).
“Mungkin harus ada sosialisasi ke tingkat desa. Jadi ketika aturan pembelian dengan aplikasi MyPertamina diberlakukan, orang orang di daerah tidak protes dan tidak bingung,” lanjutnya.
Politisi Partai NasDem itu menekankan pentingnya sosialisasi Perpres BBM dikarenakan nantinya ada pembatasan golongan pembeli Solar dan Pertalite.
Menurutnya, pihak Pertamina harus benar-benar siap menjelaskan ke rakyat di bawah agar menghindari terjadi keributan dan rakyat protes tidak terima. Termasuk jika aplikasi MyPertamina susahdiakses atau ada kendala dalam penggunaan,maka harus ada opsi lain untuk rakyat.
“Pemerintah tidak bisa kaku, dan petugas ngotot melarang pembelian Solar dan Pertalite, karena ini masalah hajat hidup dan kebutuhan orang banyak. Opsi lain misalnya, memakai kartu PKH, atau surat keterangan miskin dari desa,” tuturnya.
“Jadi nantinya masyarakat tidak susah dalam membeli BBM subsidi ini. Yang bagus, dengan aplikasi MyPertamina itu, tercatat di data base Pertamina orang-orang yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi,” tambah Rudi.
Lanjut membaca ke halaman berikutnya